LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 17 Juli 2021 - 17:38 WIB

Gaji Dibawah UMR, Persatuan Perawat Tanjab Barat Sampaikan Aspirasi Kepada Bupati

Liputantanjab.com – Gerakan Nasional Perawat Honorer Indonesia (GNPHI) Tanjab Barat didampingi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Tanjab Barat sampaikan aspirasi pada Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag di rumah Dinas Bupati, Jum’at (16/7/21).

Ketua GNPHI Tanjab Barat Sari Wahyuni, S. Kep saat diskusi mengucapkan terimakasih kepada Bupati Anwar Sadat yang telah menerima kunjungan GNPHI. Dirinya menyampaikan beberapa poin yang menjadi aspirasi perawat honorer Tanjab Barat.

“Terimakasih pak Bupati telah bersedia menyambut kunjungan kami para perawat honorer Tanjab Barat,” ujarnya mengawali diskusi.

“Ada beberapa poin aspirasi perawat honorer yang ingin kami sampaikan, pertama terkait kesejahteraan perawat, penghasilan perawat saat ini jauh dari UMR. Kemudian kami minta Bapak untuk pertimbangkan pengadaan PPPK di Tanjab Barat.”

Baca Juga  Ketua DPRD Tanjab Barat Pimpin Rapat Paripurna ke Empat Penetapan APBD-P 2024

Lanjutnya, “Pemkab mengadakan program 1 desa 1 perawat dan terakhir tenaga kesehatan seperti perawat sebagai garda terdepan menghadapi covid-19 rawan untuk terpapar. Mohon pemkab ada tempat khusus untuk nakes,” harapnya.

Menanggapi aspirasi perawat honorer Tanjab Barat, Bupati Anwar Sadat menyampaikan di masa pandemi ini sebagai garda terdepan perawat merupakan salah satu tenaga Kesehatan yang memegang peranan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Perawat merupakan tulang punggung di fasilitas pelayanan.

“Apresiasi tinggi untuk perawat yang mengorbankan kepentingan pribadi dan keluarga dari ancaman tertular virus yang bisa berakhir pada kematian,” ujar Anwar Sadat.

Baca Juga  Kapolres Tanjab Barat : KOPI MANIS Mampu Mengembalikan Kepercayaan Masyarakat.

“Aspirasi dari tenaga perawat sudah menjadi perhatian Pemkab Tanjab Barat. Misalnya terkait honor dan insentif. OPD terkait sudah diinstruksikan untuk membayarkan tepat waktu. Demikian juga terkait pengadaan PPPK bagi perawat kami sedang berkoordinasi dan menyamakan pandangan dengan Bupati/Walikota se-Indonesia agar Bupati/Walikota juga diberi kewenangan menentukan dengan mengutamakan pegawai yang sudah lama mengabdi di daerah,” paparnya.

Terkait honor perawat yang masih dibawah UMR bupati akan berusaha melakukan evaluasi. “Ini ada Pak Sekda, nanti saya minta panggil OPD terkait untuk evaluasi dan menyiasati apakah memungkinkan atau tidaknya dalam anggaran daerah. Yang pasti aspirasi dari perawat sudah menjadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Praktik Ilegal Berkedok Koperasi: KSP Sehati Makmur Abadi Diduga Menyimpang dari UU

Tanjab Barat

POLRES TANJAB BARAT GELAR DONOR DARAH SERENTAK Humas Polri Ke-74: Aksi Kemanusiaan Wujud Kepedulian Polri

Tanjab Barat

Ketua Umum Karang Taruna Tanjab Barat Turun Langsung Cek Jalan di Senjulang

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Beri Tanggapan Soal Isu Penculikan Anak

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Meraih Penghargaan Menteri Agama RI

Kota Jambi

Bulog Jambi Bersama Satgas Pangan Tindak Tegas RPK yang Lakukan Penyelewengan

Tanjab Barat

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Ketiga Bahas Tanggapan Pemerintah Daerah terhadap Ranperda APBD 2026

Tanjab Barat

Wabup Tanjab Barat Buka Rakor Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!