LIVE TV
Nova Anggun Sari Anggota Dewan Perwakilan Perempuan Milenial Mendukung Bacaleg Perempuan PAN 2024 Heboh Kabar Berita Penculikan Anak di Tanjab Barat, Kapolsek Pastikan HOAX! Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia Cabang Tanjab Barat Berpartisipasi Pada Peresmian Masjid As-Syarif Kodim 0419/Tanjab  Polres Tanjab Barat Lakukan Program Bedah Rumah Masyarakat Polres Tanjab Barat Amankan Anak bunuh Kedua Orang Tuanya

Home / Covid-19

Kamis, 3 Juni 2021 - 23:55 WIB

Hanya Tanjab Barat yang masih masuk kategori Zona Merah di Provinsi Jambi

Liputantanjab.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Jambi yang masuk kategori zona merah.

Zona merah alias wilayah dengan risiko penularan kasus virus corona tinggi.

Update data zonasi Satgas Covid-19 pada Rabu (3/6/2021). Seperti diketahui zona merah sebelumnya, adalah Kota Jambi dan Tanjung Jabung Barat.

Kini Kota Jambi telah keluar dari zona berbahaya itu. Berdasarkan data perkembangan terakhir Satgas Covid-19, terdapat total 13 kabupaten/kota di Indonesia yang masuk zona merah.

Jumlah daerah yang masuk zona merah pada pekan ini bertambah dibanding data pekan lalu yang mencatat 10 wilayah.

Penambahan zonasi juga terjadi di zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penularan Covid-19.

Dari pekan lalu tercatat sebanyak 302 wilayah zona oranye, sementara pekan ini bertambah menjadi 322 kabupaten/kota zona oranye.

Baca Juga  Wabup Tanjab Barat Hadiri Puncak Festival Candi Muara Jambi XVI Tahun 2021

Provinsi Jambi sendiri masih berada di zona oranye di Indonesia.

Delapan daerah dengan resiko penularan sedang atau zona oranye, yaitu Kabupaten Tebo, Kota Jambi, Merangin, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjab Timur, Bungo, dan Kota Sungai Penuh.

Dua daerahnya lainnya yakni Kabupaten Kerinci dan Sarolangun, berada di resiko penularan rendah atau zona kuning.

Virus ini sudah menyebar ke semua kabupaten/kota di Provinsi itu. Lebih 9.000 orang lebih terkonfirmasi positif dan telah menelan korban meninggal dunia 180-an orang.

Jubir Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah kembali mengingatkan dan mengajak warga untuk tetap menjalankan menjalankan protokol kesehatan.

Johansyah menegaskan terutama bagi lansia yang memiliki komorbiditas agar lebih waspada penularan dengan tidak waspada.

Baca Juga  Polres Tanjab Barat Tangkap Terduga Pelaku Narkoba di Obat Nyamuk

Menurutnya, penerapan kesehatan demi tercapainya pencapaian untuk memperbaiki bersama-sama kasus positif setiap hari tidak bertambah banyak lagi.

Dengan memakai masker, menjaga, mencuci tangan, mengurangi dan mengurangi mobilitas.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap semangat, jangan bosan ataupun lengah melakukan disiplin protokol kesehatan yang ketat,” ucap Johansyah.

Perbandingan dari Hari/Tanggal sebelumnya di Provinsi Jambi :

– Konfirmasi Positif 9.830 (Naik 66 orang)
– Sembuh 8.042 (Naik 43 orang)
– Kematian 185 (Tetap)

Data Covid-19 Indonesia :
– Konfirmasi Positif 1.837.126 (Naik 5.353 orang)
– Sembuh 1.691.593 (Naik 11.092 orang)
– Kematian 51.095 (Naik 187 orang)

Sumber : Sekretariat Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi setelah diverifikasi dan dilaporkan secara online melalui ANR (All New Record) ke Litbang Kemenkes.

Share :

Baca Juga

Covid-19

Vaksinasi Massal Secara Menyeluruh Terhadap Lansia dan Pra Lansia di Tanjab Barat

Covid-19

Panglima TNI Beri Bantuan 8000 Paket Obat Pasien Covid-19 Untuk Provinsi

Covid-19

Gubernur Jambi Berharap Peserta KKN Menjadi Pelopor Kesehatan Covid-19

Covid-19

Polsek Tebing Tinggi lakukan Pencegahan Penyebaran Covid-19 bersama Forkopimcam dan Elemen Masyarakat

Covid-19

Polres Tanjab Barat Menggelar Vaksinasi di Kantor Lurah Kampung Nelayan

Covid-19

Aplikasi Cegah Penyebaran Covid-19 Di Tanjab Barat Bernama Silacak

Covid-19

Bersama Dandim Dan Kapolres, Wabup Tanjab Barat Tinjau Langsung Serbuan Vaksinasi Ditebing Tinggi

Covid-19

Kerjasama PT. LPPPI dan Korem042/Gapu Vaksinasi Massal Karyawan dan Masyarakat Tebing Tinggi
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!