LIVE TV
Fatayat NU dan GP Ansor Buka Bersama dan Berbagi Takjil di Kota Kuala Tungkal Kapolres Tanjab Barat Buka Puasa Bersama Panti Asuhan dan Purnawirawan Polres Tanjab Barat Gencar Razia Petasan Selama Bulan Suci Ramadhan Harga Beras Normal dan Ketersediaan Stok Beras Mencukupi di Kab. Tanjab Barat Ribuan Masyarakat Tebing Tinggi Hadiri Kampanye Caleg DPRD Tanjab Barat NOVA ANGGUN SARI, SH, M.Kn

Home / Covid-19

Kamis, 3 Juni 2021 - 23:55 WIB

Hanya Tanjab Barat yang masih masuk kategori Zona Merah di Provinsi Jambi

Liputantanjab.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Jambi yang masuk kategori zona merah.

Zona merah alias wilayah dengan risiko penularan kasus virus corona tinggi.

Update data zonasi Satgas Covid-19 pada Rabu (3/6/2021). Seperti diketahui zona merah sebelumnya, adalah Kota Jambi dan Tanjung Jabung Barat.

Kini Kota Jambi telah keluar dari zona berbahaya itu. Berdasarkan data perkembangan terakhir Satgas Covid-19, terdapat total 13 kabupaten/kota di Indonesia yang masuk zona merah.

Jumlah daerah yang masuk zona merah pada pekan ini bertambah dibanding data pekan lalu yang mencatat 10 wilayah.

Penambahan zonasi juga terjadi di zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penularan Covid-19.

Dari pekan lalu tercatat sebanyak 302 wilayah zona oranye, sementara pekan ini bertambah menjadi 322 kabupaten/kota zona oranye.

Baca Juga  Antisipasi Karhutla, Kapolsek Tebing Tinggi dan PT. WKS Lakukan Rapat Koordinasi Sekaligus Cek Peralatan

Provinsi Jambi sendiri masih berada di zona oranye di Indonesia.

Delapan daerah dengan resiko penularan sedang atau zona oranye, yaitu Kabupaten Tebo, Kota Jambi, Merangin, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjab Timur, Bungo, dan Kota Sungai Penuh.

Dua daerahnya lainnya yakni Kabupaten Kerinci dan Sarolangun, berada di resiko penularan rendah atau zona kuning.

Virus ini sudah menyebar ke semua kabupaten/kota di Provinsi itu. Lebih 9.000 orang lebih terkonfirmasi positif dan telah menelan korban meninggal dunia 180-an orang.

Jubir Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah kembali mengingatkan dan mengajak warga untuk tetap menjalankan menjalankan protokol kesehatan.

Johansyah menegaskan terutama bagi lansia yang memiliki komorbiditas agar lebih waspada penularan dengan tidak waspada.

Baca Juga  Bentuk Kepedulian TNI dan Polri Gotong Seorang Lansia Tanjab Barat Untuk Vaksinasi

Menurutnya, penerapan kesehatan demi tercapainya pencapaian untuk memperbaiki bersama-sama kasus positif setiap hari tidak bertambah banyak lagi.

Dengan memakai masker, menjaga, mencuci tangan, mengurangi dan mengurangi mobilitas.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap semangat, jangan bosan ataupun lengah melakukan disiplin protokol kesehatan yang ketat,” ucap Johansyah.

Perbandingan dari Hari/Tanggal sebelumnya di Provinsi Jambi :

– Konfirmasi Positif 9.830 (Naik 66 orang)
– Sembuh 8.042 (Naik 43 orang)
– Kematian 185 (Tetap)

Data Covid-19 Indonesia :
– Konfirmasi Positif 1.837.126 (Naik 5.353 orang)
– Sembuh 1.691.593 (Naik 11.092 orang)
– Kematian 51.095 (Naik 187 orang)

Sumber : Sekretariat Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi setelah diverifikasi dan dilaporkan secara online melalui ANR (All New Record) ke Litbang Kemenkes.

Share :

Baca Juga

Covid-19

Jamal DPRD Tanjab Barat Apresiasi Vaksinasi di Budhi Luhur

Covid-19

Hari Kedua Vaksinasi Lansia, Bupati Tanjab Barat Tetap Tinjau Langsung Kegiatan

Covid-19

Rapat Penanganan Covid-19 di Tanjab Barat dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi

Covid-19

Polres Tanjab Barat Bersama Pukesmas Tungkal II Gelar Vaksinasi di WFC

Covid-19

Ketua TP-PKK Tanjab Barat Hadiri Vaksinasi Ibu Hamil Dan Penyesuaian Skrining Vaksinasi Covid-19

Covid-19

Akibat Covid-19 Satu Desa Di Tanjab Barat Lockdown

Covid-19

Lomba Motor Cros Dan Burung Kicau Berpotensi Batal Di Gelar

Covid-19

Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Pelaksanaan Vaksin Serentak Bagi Lansia
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!