LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Pendidikan

Selasa, 9 Agustus 2022 - 11:28 WIB

Fenomena Begal Payudara: Butuh Solusi Sistemik, Elvita Trisnawati

Sekolah memiliki jangkauan luas dan memainkan peran penting dalam solusi sistemik. Seperti melalui sistem Bimbingan Konseling maupun orientasi peserta didik baru. Anak didik sebaiknya dikenalkan dengan bagian tubuh dirinya yang privasi dan berharga. Dan ajarkan untuk tidak boleh pula menyentuh bagian tubuh privasi orang lain. Sehingga, jika ada yang berusaha menganggu, anak didik sadar bahwa hal itu salah dan tahu apa yang mesti dilakukan. Bahkan, anak didik bisa menjadi bystander aktif jika melihat temannya diperlakukan buruk.

Tidak hanya institusi pendidikan, institusi tempat kerja baik pemerintah maupun non-pemerintah mesti pula memiliki sistem pecegahan dan penanganan kekerasan seksual sebagai jaminan perlindungan bagi setiap pekerjanya.

Terlebih pada institusi keagamaan, dimana Kuala Tungkal memiliki banyak komunitas pengajian dan majelis. Wacana untuk tidak melakukan kekerasan seksual, melecehkan perempuan, dan membela korban mesti digaungkan pemuka agama. Sebab, dalam sejarah Islam pernah terjadi perang Bani Qoinuqo yang salah satu sebab utamanya adalah pelecehan terhadap perempuan.

Baca Juga  Penikmat Seni Ramaikan Taman Budaya Jambi Dengan Koreografi Belanda Arno Schuitemake

Selain penguatan individu melalui insitusi sekolah dan tempat kerja, intervensi lainnya yang perlu dilakukan adalah penguatan fasilitas. Diantaranya, patroli polisi rutin terutama pada tempat yang rawan, tersedia lampu jalan yang terang, tersedianya cctv di jalan maupun di fasilitas publik, serta ketersediaan hotline laporan dan penindakan yang responsif dan terintegrasi. Hotline itu mesti disebarluaskan. Sistem tanggap tersebut mesti terintegrasi untuk menghubungkan akses bantuan hukum, laporan kepolisian, bantuan psikolgois, bantuan sosial lainnya dan perlindungan saksi dan korban (LPSK).

Tidak kalah pentingnya adalah menyelenggarakan peningkatan kapasitas secara berkala kepada stakeholder, guru, aparat penegak hukum, tenaga layanan pemerintah, maupun komunitas masyarakat, terkait pencegahan dan penanganan perkara tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana telah diamantkan dalam UU TPKS. Sehingga seluruh SDM dapat menjalankan perannya dengan kompetensi yang mumpuni dan berintegritas.

Fenomena begal payudara ini harusnya menjadi pemicu Pemerintah Daerah untuk berefleksi dan membaca keadaan sesungguhnya masyarakat saat ini bahwa ada sesuatu yang perlu diupayakan secara sistemik dan mengakar. Menguji pula apakah Pemerintah Daerah kita mau menjadi generator untuk memfasilitasi solusi sitemik tersebut, mulai dari mengkonsolidasikan stakeholder dan mengalokasikan anggaran.

Baca Juga  Kapolres Tanjab Barat Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2025: Targetkan Penurunan Angka Kecelakaan

Kualitas Pemerintah Daerah kita dapat dilihat dari bagaimana reaksinya merespon fenomena Darurat Begal Payudara ini. Apakah Pemerintah Daerah kita memberikan prioritas dan perhatian perlindungan perempuan dan anak yang menjadi korban begal payudara maupun kekerasan seksual lainnya? Apakah martabat dan perlindungan terhadap perempuan menjadi prioritas Pemerintah Daerah kita? Bagaimanakah upaya Pemerintah Daerah kita untuk mengupayakan sehingga daerah kita bisa bebas dari begal payudara dan bentuk kekerasan seksual lainnya, sehingga menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk semua?

Penulis   : Elvita Trisnawati, Sarjana Hukum dari Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera.
Pemuda Pemerhati Isu Sosial dan Perempuan, aktif menjadi Penasihat Muda di Yayasan Plan International Indonesia.
Email     : Elvita.trisnawati@gmail.com
Kontak  : 0812-8625-2768

Share :

Baca Juga

Pendidikan

MAPALA PAMSAKA Dukung Penelitian Akademik dan Tegaskan Pentingnya Kemandirian Organisasi Internal Kampus

Pendidikan

Effendi Warga Kuala Tungkal Menyerahkan Bantuan Buku ke Pihak Lapas

Pendidikan

Tingkat SDM, Specialpreneur Jalin MOU Dengan SLBN Kuala Tungkal

Pendidikan

Danrem 042/Gapu Tutup Latihan Penanggulangan Bencana Alam

Pendidikan

DPC PJS Tanjab Barat Terbentuk, Era Baru Dunia Jurnalistik

Industri

Ini Cara Mencairkan Daging Beku yang Benar

Pendidikan

Literasi Digital di Kab. Tanjab Barat Seri 4 Bergulir

Pendidikan

Mapala Pamsaka Ucapkan Selamat atas Alih Bentuk IAI An-Nadwah Menjadi UINKA
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!