LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Home / Ekonomi

Sabtu, 11 September 2021 - 17:45 WIB

Bupati Tanjab Barat Ikuti Kegiatan Panen Raya Kebun Laos Didesa Muntialo

Liputantanjab.com – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. Anwar Sadat M. Ag menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan panen raya kebun Laos yang luasnya Lebih Kurang 10 Ha di Dusun Karya Lestari I Desa Muntialo Kecamatan Betara, Sabtu (11/09).

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah, Asisten III, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kasi Perbenihan dan Perlindungan OPT Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kapolsek Betara, Camat Betara, Kepala Desa Muntialo dan Penyuluh Pertanian Lapangan.

Menurut Nurhasanah, Kasi Perbenihan dan Perlindungan OPT Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Laos merupakan salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk restorasi gambut seperti  mencegah terjadinya  kebakaran lahan dan mencegah terjadinya erosi.

Baca Juga  4 Kapolsek dan PJU di Polres Tanjab Barat Berganti

“Pasarnya insyaallah jelas dan yang perlu kita kaji lagi adalah mengekspose laos karena dengan kondisi tanah gambut seperti ini kita punya peluang yang besar karena jelas Laos di Jambi hampir sebagian besar pemasoknya dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat” Ucapnya.

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag menyampaikan bahwa Kualitas Laos diperkebunan ini terbilang baik, selain ukuran rimpang yang besar dan laos berusia sekitar 8 bulan sudah bisa dipanen. Lebih lanjut Bupati sampaikan, Laos yang berada di Tanjung Jabung Barat  merupakan andalan komoditi Tanjung Jabung Barat dalam rangka meningkatkan perekonomian terutama di pedesaan.

Bupati menambahkan laos juga berfungsi untuk menambah penghasilan perekonomian masyarakat karena laos gampang dibudidayakan dan tanpa perawatan yang memerlukan biaya dan bisa ditanam tumpang sari disela-sela tanaman lain seperti pinang, kopi dan kelapa. Dalam setiap 1 ha lahan bisa ditanam sekitar 1000 rumpun, dan pada satu rumpun tersebut menghasilkan lebih dari 5 kg. Sementara pada saat ini harga pasaran laos di Provinsi Jambi Rp. 4.200 per Kg.

Baca Juga  Praktik Ilegal Berkedok Koperasi: KSP Sehati Makmur Abadi Diduga Menyimpang dari UU

“Saya kira ini merupakan komoditi yang ekonomis dan strategis ditengah kondisi pandemi, ketika perdagangan jasa terimbas covid dan perkebunan menjadi andalan Kabupaten Tanjung Jabung Barat ” Ujar Bupati.

“Kita berharap pada panen kali ini menjadi pemicu bagi petani kita untuk lebih aktif menanam laos di sela sela perkebunan mereka sehingga bisa panen sekaligus dan saya kira ini merupakan jawaban ditengah covid ini agar masyarakat bisa memanfaatkan lahan mereka untuk kepentingan perekonomian mereka,” tutupnya.(*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Mewakili Bupati, Sekda Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Asosiasi Desa Kreatif Indonesia

Ekonomi

Syufrayogi DPRD Tanjab Barat Dorong Usulan Penambahan Kuota BBM

Ekonomi

Bupati Tanjab Barat Mengisi Kegiatan Pelatihan Teknis Non ASN Angkatan XXVII

Ekonomi

Pemkab Tanjab Timur Jalin Kerjasama dengan PT. WKS Terkait Penyediaan Cocofed dan Sekam

Ekonomi

Pendapatan PDRB 2021 Provinsi Jambi Naik Hingga 3,66%

Ekonomi

Tanggapan Ketua YLKI Tanjab Barat terhadap Fenomena Kelangkaan LPG 3 Kg di Tanjab Barat

Ekonomi

Bersama Bulog Kuala Tungkal, Anwar Sadat Resmi Lepas Penyaluran Cadangan Beras untuk Bantuan Pangan 2023

Ekonomi

Tawuran Gara-Gara Senjata Mainan, Berujung di  Amankan Polisi
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!