•   LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Pendidikan

Selasa, 24 Oktober 2023 - 16:00 WIB

Pihak Kampus Stai An Nadwah Kuala Tungkal Terima Petisi Penolakan SK Dirjen Tahun 2016 Dianggap Menciderai Demokrasi Kampus.

LIPUTANTANJAB.COM – Ratusan Mahasiwa Kampus Stai An Nadwah Kuala Tungkal menandatangani petisi penolakan Keputusan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4961 tahun 2016 tentang pedoman umum organisasi mahasiswa pada perguruan tinggi keagamaan islam (PT-KI).

Adapun Petisi yang di suarakan oleh para mahasiswa/i yaitu :

1. Mahasiswa/I menginginkan pemilihan DEMA di selenggarakan secara demokrasi di dalam kampus.

2. Mahasiswa/I menginginkan pemilihan secara terbuka untuk seluruh mahasiwa/ I.

3. Mahasiswa/I tidak setuju apa bila pemilihan di wakilkan oleh HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi )

4. Pemilihan harus di ketahui oleh seluruh elemen di dalam kampus.

Baca Juga  PKD dan DIKLATSAR Perdana, Sukses di Gelar PAC GP ANSOR Kuala Betara

Saat pertemuan penyerahan Petisi pada selasa (24/10/23), Pihak kampus wakil ketua III bidang kemahasiswaan Dr. Heru Setiawan. S.Pd. I., M.Pd.I mengatakan bahwa SK DIRJEN di buat berdasarkan aturan yang ada dan tidak bisa di ubah secara sepihak namun bisa di usahakan dan di usulkan terlebih dahulu.

“Untuk petisi dari mahasisw/i yang di berikan kepada pihak kampus tetap di terima sebagai dasar dan akan di tindaklanjuti oleh pihak kampus, saya mengapresiasi pergerakan teman teman mahasiswa/i yang merespon baik tentang pemilihan ini”. Lanjutnya

Disisi lain Baharudin selaku Koordinator menyampaikan rasa sedih dan prihatin dengan sistem pemilihan keterwakilan ini karna yang seharusnya mahasisw/i yang mempunyai hak untuk menentukan pemimpinnya sendiri namun di wakilkan dengan ketua HM-PS masing-masing.

Baca Juga  Siswa SMK N 1 Tanjab Barat Pertanyakan 14 Poin Dalam Aksi Demo

“Kami akan terus kawal dan tindak lanjut hasil dari petisi yang sudah di terima oleh pihak kampus ini dan apa bila tidak di proses saya siap pasang badan menjadi garda terdepan untuk suarakan keinginan teman teman”, tegas baharudin

Baharudin juga menambahkan, Petisi ini merupakan penolakan mahasiswa/i terhadapat SK Dirjen Tahun 2016 dianggap menciderai demokrasi kampus. (Win)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Dosen Universitas Dinamika Bangsa Tingkatkan Kompetensi Guru MAN 1 Tanjung Jabung Barat Lewat Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial

Pendidikan

Forum Literasi SatuPena Jambi akan Segera Dikukuhkan

Pendidikan

Tokoh Agama & Akademisi Kompak Apresiasi Bedah Buku LDII Jambi

Pendidikan

Polisi Periksa Identitas Masyarakat, Ini Kata MK

Pendidikan

Bupati Tanjab Barat Didampingi Istri Hadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Kampus Stai An-Nadwah Kuala Tungkal

Pendidikan

Harapan Besar Kepada Putra Ke II Dari Pasangan Bupati Tanjab Barat yang Menjalani Wisuda S1

Pendidikan

Dosen Universitas Dinamika Bangsa Latih UMKM Desa Tungkal 1 Go Digital

Pendidikan

Profil Naharalexie Content Creator Asal Bogor
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!