LIVE TV
Harga Beras Normal dan Ketersediaan Stok Beras Mencukupi di Kab. Tanjab Barat Ribuan Masyarakat Tebing Tinggi Hadiri Kampanye Caleg DPRD Tanjab Barat NOVA ANGGUN SARI, SH, M.Kn Polres Tanjab Barat Ungkap Penyelundupan Sabu 3 Kg di Kuala Tungkal Kapolsek Hans Gelar Silaturahmi Bersama Forkopimcam dan Perusahaan Bahas Nataru dan Pemilu 2024 Kadiv Humas Polri Cek Kesiapsiagaan Personil serta Peralatan Pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Home / Tanjab Barat

Rabu, 17 Agustus 2022 - 14:00 WIB

“Ribut” Mahasiswa STAI An-Nadwah, Untuk Memperjuangkan Apa Dan Siapa?

LIPUTANTANJAB.COM – Beberapa saat yang lalu kita membaca narasi perdebatan antar mahasiswa STAI An-Nadwah Kuala Tungkal di media sosial.

Satria salah salah seorang alumni STAI An-Nadwah dan rakyat Tanjab Barat, ingin merespon riuh yang tidak jelas ujung pangkalnya itu.

Apa pangkal (dasar persoalannya) dan ujung (hasil yang ingin dicapai). Apa pangkal riuh mahasiswa itu? dan apa yang ingin dicapainya?

Bila melihat Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka ujung pangkal persoalan riuh mahasiswa itu tentu berlingkup pada soal pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Tapi, benarkah 3 nilai dasar (Tri Dharma) itu yang jadi sebab riuhnya mahasiswa beralmamater biru (STAI An-Nadwah) itu? Saya coba menjawabnya.

Selebaran Seruan Aksi Aliansi Mahasiswa.

Saya membaca pamflet Seruan Aksi Mahasiswa STAI An-Nadwah yang akan dilakukan di depan pagar kampus pada 16 agustus 2022 lalu. Saya bertanya, mengapa demo kampus?

Baca Juga  Rayakan Hut Tanjab Barat, Bupati Anwar Sadat Selenggarakan Lomba Memancing

Setelah ditelusuri, aksi itu dilakukan karena ketidakpuasan mahasiswa (bernama: Aliansi Mahasiswa) terhadap sistem dan kinerja DEMA. Tak lama kemudian, selebaran online itu ditanggapi oleh Ketua DEMA.

Umar (Ketua DEMA), menyayangkan aksi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa itu, karena dianggap tidak sesuai dengan prosedur. Saya senang karena DEMA sudah mulai bicara prosedur. Alhamdulillah.

Mengapa saya senang, karena memang selama kepengurusan DEMA (saat saya kuliah) tidak jelas dasar prosedurnya (AD/ART, Peraturan Organisasi, Pemilihan KPUM, Seleksi Capresma, dll). Entahlah hari ini, sudah jelas atau masih sama saja.

Jika kondisi “aturan main kampus” masih seperti “masa jahiliyah” dulu, maka wajar jika mahasiswa mengkritik bahkan mendemonstrasi kondisi lucu itu. Ditambah dengan DEMA yang hidup dan berjalan tanpa program kerja yang jelas arahnya.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Hadiri Peringatan HUT PHI Ke86

Aksi/Demonstrasi Bukan Solusi.

Tapi saya juga tidak sepakat sepenuhnya dengan tindakan demonstrasi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa itu, karena bukan bagian dari menjalankan Tri Dharma perguruan Tinggi.

Apa pentingnya aksi itu bagi pendidikan? tidak ada hal baru yang dipelajari dari aksi itu.

Bagi penelitian? juga tidak ada yang diteliti.

Bagi pengabdian kepada masyarakat? jauh sekali, tak ada efek untuk perubahan kondisi masyarakat. Hanya mahasiswa vs mahasiswa.

Tentu saya tidak menyalahkan aksi, karena aksi/demonstrasi adalah salah satu metode berjuang, tapi perlu diperjelas ujung pangkalnya. Kalau tidak, yah hanya mengulang masa lalu.

Pertanyaannya, kalian ribut itu demi apa dan siapa?

Demi “kopi gratis” dari senior?

Demi “tepuk tangan junior” yang tidak mengerti?

Demi “eksistensi semu”?

Demi ????? (isi sendiri)

Hidup mahaSISWA

Penulis : Satria
Editor : Van

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Usai di Tabrak Kapal, Sekda Tanjab Barat Cek Langsung Kerusakan Jembatan WFC

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Hadiri Serah Terima Program Tanggung Jawab Sosial SKK Migas – Petrochina

Tanjab Barat

Isu ASN Tanjab Barat Terjaring Razia Narkoba, Sekda Beri Tanggapan

Tanjab Barat

Anwar Sadat : Pemkab Tanjab Barat Fokus Tingkatkan Pendidikan

Events

Bupati Tanjab Barat Membuka Secara Resmi Two Days Coffee Bersama Masyarakat

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Terima Penghargaan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Safari Ramadhan ke Betara Kiri

Tanjab Barat

2 Senpi Rakitan Laras Panjang Diserahkan Ke Polsek Tungkal Ulu
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!