LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Selasa, 9 Agustus 2022 - 21:37 WIB

Menjual Gas 3 Kg Melebihi HET Maka Rekomendasi Pangkalan Akan di Cabut, Ucap Kadis Koperindag

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Tanjab Barat, Syafriwan

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Tanjab Barat, Syafriwan

LIPUTANTANJAB.COM – Masih banyak pangkalan Gas Elpiji 3 kilogram (kg) atau Gas Melon yang bermain dengan pihak pengencer untuk dijual lagi kepada masyarakat dengan harga tinggi. Bahkan, ada pangkalan yang menjual yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Tanjab Barat, Syafriwan mengatakan persoalan HET Gas Elpiji 3 kg sudah ditentukan, bahwa akhir edaran itu ada di panggalan.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat apresiasi Safari Ramadhan SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd

“Harga Gas 3 kg di pangkalan sesuai dengan harga eceran tertinggi itu Rp 19 ribu, kalau yang double handing itu sekitar Rp 20 ribu sampai 23 Ribu. Itu ketentuan yang harus dilakukan oleh pangkalan yang ada,” jelasnya.

Selain itu, Syafriwan juga menjelaskan bahwa jumlah pangkalan ada sekitar 200 di Tanjab Barat, jika terdapat pangkalan Gas 3 kg yang menjual melebihi HET maka rekomendasi pangkalan itu akan dicabut.

Baca Juga  Polres Tanjab Barat Terjunkan Ratusan Personel Gabungan Untuk Amankan Mudik Lebaran

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk secara bersama memantau distribusi pangkalan gas 3 kg, supaya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbaunya.

Selanjutnya, bagi distribusi pangkalan harus saling bertanggung jawab kepada pemerintah supaya ini tepat sasaran, untuk masyarakat jangan setelah beli bawa ke toko lalu dijual dengan harga tinggi.

“Bahwa distribusi akhirnya di pangkalan bukan di toko,” ungkapnya. (Wis)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Sigap! Personel Sat Polairud Polres Tanjab Barat Bantu Angkut Barang Penumpang di Dermaga

Tanjab Barat

Wakil Ketua I DPRD Hadiri Peresmian Masjid Al-Anwar di Resmikan Langsung Bupati Tanjab Barat

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Ikuti Launching Inpres Nomor 3 Tahun 2022 Secara Virtual

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Lakukan Program Bedah Rumah Masyarakat

Tanjab Barat

Sekda Tanjab Barat Hadiri Rapat Paripurna DPRD

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Hadirkan Ustad Ucay untuk Memeriahkan Peringatan Isra’ Mi’raj 1446 H

Tanjab Barat

​Operasi Keselamatan 2026 Satlantas Polres Tanjab Barat Beri Teguran Humanis bagi Pelanggar Lalu Lintas

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Lantik Pengurus APDESI Merah Putih Tanjung Jabung Barat 2025–2030
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!