LIVE TV
Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia Cabang Tanjab Barat Berpartisipasi Pada Peresmian Masjid As-Syarif Kodim 0419/Tanjab  Polres Tanjab Barat Lakukan Program Bedah Rumah Masyarakat Polres Tanjab Barat Amankan Anak bunuh Kedua Orang Tuanya Kepercayaan Publik terhadap Kinerja Polda Jambi dan Polres jajaran Peringkat 5 se-Indonesia Biddokkes Polda Jambi Cek Kesehatan Personil Pos Pengamanan Nataru

Home / Tanjab Barat

Kamis, 17 Juni 2021 - 22:39 WIB

4 Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi Ditetapkan tersangka

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan empat mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi atas kasus dugaan suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018.

Dengan mengenakan rompi tahanan keempatnya dihadirkan dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis (17/06/21).

Keempat mantan Anggota DPRD Jambi itu yakni, Fahrurrozi (FR); Arrakmat Eka Putra (AEP); Wiwid Iswhara (WI); dan Zainul Arfan (ZA).

Keempat Anggota DPRD Jambi periode 2014 – 2019 itu telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 26 Oktober 2020.

Baca Juga  Satu Rumah Warga di Senyerang Habis Terbakar Api

“Mencermati fakta-fakta persidangan serta didukung bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK menaikkan ke penyelidikan, dan kemudian pada 26 Oktober 2020 ,ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan menetapkan para tersangka,” kata Plh Deputi Penindakan KPK, Setyo Budianto saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan dikutip okezone.com, Kamis (17/6/2021).

Plh Deputi Penindakan KPK Setyo Budiyanto mengatakan keempat mantan anggota DPRD Jambi yang duduk di Komisi III tersebut diduga menerima suap “ketok palu” dengan nominal bervariasi di rentang Rp200-300 juta.

Baca Juga  Wabup Hairan, 47 KK dan 170 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Lubuk Kambing

Dijelaskannya, untuk tersangka FR menerima uang sejumlah Rp375 juta, kemudian AEP sebesar Rp275 juta, ZA sebesar Rp375 juta, dan WI menerima uang sejumlah Rp275 juta.

Atas perbuatannya, empat tersangka tersebut disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Edt)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ikapemta Dan Bupati Bahas Mess Tanjab Barat

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Shalat Id di Masjid Syaikh Ustsman Tungkal

Tanjab Barat

Selaku Ketua Umum LPTQ Wabup Pimpi  Rapat Persiapan TC MTQ Tanjab Barat

Tanjab Barat

Wabup Tanjab Barat Tinjau Persiapan MTQ Ke-50 di Area Masjid Syekh Utsman

Tanjab Barat

Ketua DPRD Ucapakan Selamat Hut Ke 56 Bupati Tanjab Barat

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Hadiri Langsung  Hari Disabelitas Internasional, HKSN, dan Rakor SDM PKH

Tanjab Barat

Sekda Tanjab Barat Beri Cendera Mata Kepada Kejati Jambi

Tanjab Barat

FAJI Tanjab Barat Siap Pengembangan Wisata Arus Deras
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!