LIVE TV
5 Kelebihan Jam Tangan Casio yang Undang Banyak Peminat Upacara Serahterima Jabatan Wakapolres, Kasat Lantas dan Kasat Intelkam Polres Tanjab Barat Polres Tanjab Barat Bersama PC PMII Tanjab Barat Berikan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Inflasi Kenaikan BBM IQbal Linus Lantik Peni Sepian Menjadi Ke Umum DPD KPNI Tanjab Barat Pilkades Serentak, Ini Nama 43 Desa di Tanjab Barat

Home / Tanjab Barat

Kamis, 17 Juni 2021 - 22:39 WIB

4 Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi Ditetapkan tersangka

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan empat mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi atas kasus dugaan suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018.

Dengan mengenakan rompi tahanan keempatnya dihadirkan dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis (17/06/21).

Keempat mantan Anggota DPRD Jambi itu yakni, Fahrurrozi (FR); Arrakmat Eka Putra (AEP); Wiwid Iswhara (WI); dan Zainul Arfan (ZA).

Keempat Anggota DPRD Jambi periode 2014 – 2019 itu telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 26 Oktober 2020.

Baca Juga  Bupati Tanjab Hadiri Pelepasan Ekspor Perdana Pinang Ke Jeddah Saudi Arabia.

“Mencermati fakta-fakta persidangan serta didukung bukti permulaan yang cukup, sehingga KPK menaikkan ke penyelidikan, dan kemudian pada 26 Oktober 2020 ,ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan menetapkan para tersangka,” kata Plh Deputi Penindakan KPK, Setyo Budianto saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan dikutip okezone.com, Kamis (17/6/2021).

Plh Deputi Penindakan KPK Setyo Budiyanto mengatakan keempat mantan anggota DPRD Jambi yang duduk di Komisi III tersebut diduga menerima suap “ketok palu” dengan nominal bervariasi di rentang Rp200-300 juta.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Buka Traning Center Tahap Pertama Kafilah MTQ

Dijelaskannya, untuk tersangka FR menerima uang sejumlah Rp375 juta, kemudian AEP sebesar Rp275 juta, ZA sebesar Rp375 juta, dan WI menerima uang sejumlah Rp275 juta.

Atas perbuatannya, empat tersangka tersebut disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Edt)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Silahturahmi Pisah Sambut Dandim 0419/Tanjab

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Dari Kementrian PPPA

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Berhasil Mediasi Pengeroyokan yang Sempat Viral di Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Rapat Paripurna Pratama DPRD Bupati Tanjab Barat Sampai Tanggapan

Tanjab Barat

Kunjungan KPK Ke Tanjab Barat, Ini Tanggapan Wabup Hairan

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Tinjau Langsung Gorong-Gorong Amblas di Merlung

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Siapakan Peringatan HUT Kabupaten dan HUT RI

Tanjab Barat

Mewakili Bupati Sekda Tanjab Barat Lantik 260 Pejabat Fungsional
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!