LIVE TV
Fatayat NU dan GP Ansor Buka Bersama dan Berbagi Takjil di Kota Kuala Tungkal Kapolres Tanjab Barat Buka Puasa Bersama Panti Asuhan dan Purnawirawan Polres Tanjab Barat Gencar Razia Petasan Selama Bulan Suci Ramadhan Harga Beras Normal dan Ketersediaan Stok Beras Mencukupi di Kab. Tanjab Barat Ribuan Masyarakat Tebing Tinggi Hadiri Kampanye Caleg DPRD Tanjab Barat NOVA ANGGUN SARI, SH, M.Kn

Home / Polri

Senin, 16 Agustus 2021 - 18:31 WIB

Pasukan Bhayangkara Dipimpin Gajah Mada, Diisi Prajurit Pilihan, Inilah Kepolisian Sebelum Seperti Sekarang

Liputantanjab.com – Sebuah pasukan Bhayangkara yang diisi prajurit-prajurit pilihan, itulah kepolisian pada masa Kerajaan Majapahit atau belum seperti sekarang yang diantaranya memiliki pasukan khusus Densus 88.

Para prajurit pilihan dalam pasukan Bhayangkara pada masa Kerajaan Majapahit, dipimpin langsung Gajah Mada.

Tugas pasukan Bhayangkara yang dipimpin Gajah Mada, adalah menjaga ketentraman, ketertiban, penegakan peraturan sekaligus pengawal raja dan Kerajaan Majapahit.

Dikutip liputantanjab.com dari museumpolri.org, dalam perkembangannya, pasukan Bhayangkara juga mengemban tugas lainnya.

Tugas tersebut adalah menegakan peraturan perundang-undangan kerajaan serta pengawasan perdagangan.

Begitu juga pada masa Hindia Belanda, kepolisian menjadi salah satu lembaga penting dalam keberlangsungan pemerintah kolonial.

Baca Juga  Polres Tanjab Barat Lestarikan Lingkungan, Tananam 1000 Bibit Pohon Beragam Jenis

Selain menyelenggarakan tugasnya di bidang keamanan, tugas kepolisian lainnya adalah menjaga ketertiban.

Tugas-tugas kepolisian pada masa ini terkait bagaimana kekuasaan negara diwujudkan.

Lembaga kepolisian hanyalah salah satu sarana negara, untuk secara absah mewujudkan monopoli atas penggunaan kekerasan.

Terutama, pertimbangan yang melandasi kebutuhan negara kolonial, seperti Hindia Belanda yang secara efektif ataupun tidak memerintah dan mengatur mayoritas penduduk pribumi.

Namun pada masa kependudukan Jepang, kepolisian diikutsertakan secara aktif dalam pengendalian ekonomi.

Baca Juga  Banding Ke Pengadilan Tinggi Jambi, Hukuman Budi Azwar Malah Bertambah 2 Bulan Penjara

Dengan cara, mengumumkan kepada rakyat peraturan tentang ekonomi, harga, larangan pengangkutan barang, atau hewan dari satu daerah ke daerah lainnya.

Di samping itu, polisi ikut pula dalam usaha-usaha yang menyangkut pertahanan.

Mulai dari ikut serta menyelenggarakan penjagaan bahaya udara, menjaga jembatan-jembatan, membuat kubu-kubu pertahanan di sepanjang pantai dan tempat Iain, menjaga pantai, dan sebagainya.

Itulah kepolisian dari masa kerajaan hingga masa penjajahan atau sebelum seperti sekarang.

Perjalanan kepolisian, tak bisa lepas dari sejarah panjang Indonesia dalam mencapai Hari Kemerdekaannya. (*)

Share :

Baca Juga

Polri

Polda Jambi Tingkatkan Pengamanan, Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Polri

Irjen Pol Rusdi Hartono Siap Menjabat Kapolda Jambi

Polri

Pos Basarnas Bungo Menerima Kunjungan dari Senkom Mitra Polri

Polri

Senkom SAR Tanjab Barat Buktikan Slogan Siaga Saat Aman Ada Saat di Butuhkan

Polri

Senkom Jambi Gelar Konsolidasi dan Koordinasi Menuju Kemitran Yang Prima

Polri

Serius Diakhir Masa Jabatan, Ini Yang Dilakukan Andi Pada Senkom Kota Jambi

Polri

Polda Jambi Gerak Cepat Salurkan Air Bersih ke Warga Seberang Krisis Air

Polri

Bekerja sama Dengan Kesbangpol, Senkom Mitra Polri Provinsi Jambi, Menyelenggarakan Seminar Kebangsaan
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!