LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Jumat, 6 Agustus 2021 - 22:40 WIB

Safari BERKAH Mesjid Baiturrahman Desa Pematang Buluh Bersama Bupati Tanjab Barat

Liputantanjab.com – Safari Jum’at BERKAH Mesjid Baiturrahman Desa Pematang Buluh Kec. Betara, 06/08.

Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag menyampaikan, masih ada guru-guru kita di pematang buluh ini yang belum mendaftar untuk menerima bantuan. Untuk itu bagi Tuan guru yang namanya belum masuk di daftar honor guru- guru agama agar disampaikan ke kepala desa dan camat karena sampai hari ini yang sudah terdaftrar kurang lebih 2.600 sementara target saya hingga tahun 2024 harus mencapai Itu 6.000 orang guru agama, guru madrasah dan imam masjid yang kita bantu untuk mendapat tambahan penghasilan.

Bantuan ini jangan dilihat dari besar atau kecil nominalnya tidak namun ini adalah wujud perhatian kita kepada guru-guru yang telah mendedikasikan diri mengajar dan mendidik anak-anak kita baik di masjid, madrasah dan juga di rumah.
Desa Pematang Buluh sebenarnya sudah termasuk kedalam kawasan wisata nasional. Beberapa tahun terakhir tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari pemerintah terutama terkait pengembangan potensi wisata yang ada, Ucapnya.

Baca Juga  Polres Tanjab Barat Kembali Salurkan Beras Kepada Masyarakat Terdampak PPKM

Hari ini kami datang kesini untuk melakukan peninjauan sekaligus evaluasi. Mudah-mudahan bisa kita angggarkan baik nanti kita coba di APBD Perubahan tahun ini maupun pada APBD Tahun 2022. Tentunya kita akan gunakan skala prioritas, mana aspek yang sifatnya segera terutama jika aspek tersebut terintegrasi dengan peningkatan ekonomi masyarakat disini.

“Sebab sebagaimana amanah bapak presiden, di masa pandemi ini, pemerintah harus pandai-pandai mengelola anggaran, harus tau kapan saatnya tancap gas dan kapan saatnya tekan rem. Maksudnya pada saat wabah dalam kondisi menurun, saat itu ekonomi kerakyatan kita gas, jangan sampai perekonomian kita stagnan dan mati. Conntohnya lokasi-lokasi yang menjadi tujuan wisata kita, tinggal kita perbaharui standar protokol kesehatannya sehingga bisa tetap berjalan dan pendapatan masyarakat kita dapat tumbuh dan berkembang”, imbuhnya.

Baca Juga  Kapolres Muaro Jambi didampingi Ketua Bhayangkari Tinjau langsung pelaksanaan Vaksin terhadap Lansia

Mengingat saat ini mulai masuk musim kemarau, bupati menghimbau seluruh warga masyarakat, perangkat kecamatan dan perangkat desa agar senantiasa menjaga lingkungan terutama dari kebakaran terutama kebun-kebun masyarakat. Kemudian agar ketika membuka lahan tidak lagi dengan cara membakar.

“Bagi yang ingin membuka lahan untuk berkebun, kita akan bantu atau pinjamkan peralatannya. Jadi sama-sama kita jaga kebun dan rumah dengan kehati-hatian kita karena sumber air kita sedikit dan alat pemadam kita terbatas”, ucap bupati.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Perum Bulog Kuala Tungkal Rayakan Hut Ke 57 Dengan Berbagai Perlombaan

Tanjab Barat

Sekda Tanjab Barat : Festival Arakan Sahur Akan Kembali Digelar Tahun ini

Tanjab Barat

Kapolsek Tebing Tinggi Ajak Lapisan Masyarakat Perangi Narkoba Dan Segala Bentuk Perjudian

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Potong Tumpeng Syukuran dan Launcing Sekar Kemuning Archery Club

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Terima Penghargaan Peringkat 1 Pengelolaan DAK Fisik dan Desa Tahun 2021

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat dan Forkopimda Sukseskan Panen Raya Jagung Serentak

Daerah

Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat, Bersama Forkopimda Ikuti Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak kuartal III di lahan Perhutanan Sosial Dalam Rangka Mendukung Swasembada pangan Tahun 2025
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!