LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Lingkungan

Senin, 18 Mei 2026 - 21:33 WIB

FAJI Tanjab Barat dan Mapala Pamsaka Kembali Telusuri Potensi Wisata Arung Jeram Sungai Tantang di Desa Suban

Tim Ekspedisi Mapala Pamsaka dan Faji Tanjab Barat

Tim Ekspedisi Mapala Pamsaka dan Faji Tanjab Barat

LIPUTANTANJAB.COM — Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Tanjung Jabung Barat bersama MAPALA PAMSAKA kembali melakukan penelusuran Sungai Tembulun atau Sungai Tantang yang berada di Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu hingga minggu, 16-17 Mei 2026. Penelusuran dilakukan untuk melihat langsung kondisi sungai sekaligus mendata potensi wisata arung jeram dan konservasi alam di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan itu, tim melakukan pengukuran jalur sungai dari titik jembatan masuk hingga kawasan Bukit Kuyam, mengukur debit air, mengidentifikasi grade jeram, serta memetakan potensi wisata dan kondisi lingkungan sekitar sungai.

Hasil sementara menunjukkan Sungai Tantang memiliki karakter jeram dengan tingkat kesulitan grade 1 hingga grade 2. Kondisi itu dinilai cukup baik untuk pengembangan wisata arung jeram dan wisata minat khusus berbasis alam.

Baca Juga  Yayasan CAPPA Gelar Dialog: Dorong Kebijakan Penguatan Peran Anak dalam Pembanguna

Selain aliran sungainya yang menantang, kawasan Sungai Tantang juga masih dikelilingi hutan alami, bebatuan, serta habitat flora dan satwa liar yang masih terjaga.

Personel dari MAPALA PAMSAKA yang ikut dalam kegiatan tersebut yakni Odah, Zeki, dan Emah serta Komunitas Jelajah Suban. Sementara dari pihak FAJI Tanjab Barat dipimpin langsung oleh Sekretaris FAJI Tanjab Barat, Windi.

Tim Ekspedisi

Windi mengatakan penelusuran tersebut menjadi bagian dari upaya FAJI dalam melihat potensi olahraga arus deras di Tanjab Barat.

“Kami melihat sungai ini punya potensi besar untuk wisata arung jeram. Tapi yang paling penting bagaimana alamnya tetap dijaga dan tidak rusak,” katanya.

Baca Juga  Kolaborasi Seni dan Aksi Lingkungan, Ismet Raja Tengah Malam Bersama Mapala PAMSAKA dan DEMA IAI An-Nadwah  Tanam Mangrove di Parit 9 

Sementara itu, Divisi Pengembangan Strategi dan Penelitian MAPALA PAMSAKA, Odah, menyebut Sungai Tantang tidak hanya menarik dari sisi jeram, tetapi juga kondisi alamnya yang masih alami.

“Potensi sungai ini bukan hanya untuk wisata, tapi juga untuk penelitian lingkungan dan konservasi. Jadi pengembangannya memang harus tetap memperhatikan kelestarian alam,” ujarnya.

MAPALA PAMSAKA berharap kegiatan penelusuran seperti itu bisa terus dilakukan secara berkelanjutan agar potensi alam daerah semakin dikenal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga sungai dan hutan.

Melalui kegiatan tersebut, FAJI Tanjab Barat dan MAPALA PAMSAKA berharap Sungai Tantang nantinya dapat berkembang menjadi destinasi wisata minat khusus yang tetap mengutamakan aspek konservasi lingkungan. (Win)

Share :

Baca Juga

Lingkungan

Feri Irawan Terpilih Secara Aklamasi

Lingkungan

Tongkang Batubara Tabrak Jembatan Gentala Arasy, WALHI Jambi Desak Moratorium Total

Lingkungan

Diduga Limbah FABA Dibuang Sembarangan di Sarolangun, Warga Terancam Dampak Lingkungan

Lingkungan

Yayasan CAPPA Gelar Dialog: Dorong Kebijakan Penguatan Peran Anak dalam Pembanguna

Lingkungan

“Dugaan Pelanggaran Aktivitas Tambang PT KIM, GAB Peduli: Kami Akan Dorong IT Untuk Evaluasi”

Lingkungan

Ruang Hidup Terjepit, Orang Rimba Jadi Korban Konflik

Mapala

Dengan Segala Keterbatasan, MAPALA PAMSAKA Persembahkan Dua Medali di Pomda Jambi 2025

Lingkungan

Mapala Pamsaka dan Mapala se-Provinsi Jambi Gelar Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan 2025 Gerakan Mahasiswa Menyelamatkan Sungai yang Kian Sekarat
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!