LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:37 WIB

Kolaborasi Seni dan Aksi Lingkungan, Ismet Raja Tengah Malam Bersama Mapala PAMSAKA dan DEMA IAI An-Nadwah  Tanam Mangrove di Parit 9 

LIPUTANTANJAB.COM — Seniman Jambi, Ismet Raja Tengah Malam bersama Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) PAMSAKA dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAI An-Nadwah Kuala Tungkal melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan Parit 9, Desa Tungkal I, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Sabtu pagi (7/2/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemikiran kritis dan tindakan langsung dalam merespons persoalan lingkungan pesisir.

Aksi penanaman mangrove tersebut tidak sekadar bersifat simbolik, melainkan lahir dari kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pantai dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan. Melalui pendekatan narasi nalar dan aksi, Ismet Raja Tengah Malam mengajak para peserta untuk tidak berhenti pada wacana, tetapi bergerak melakukan upaya pemulihan alam secara langsung.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Lantik Dewas PDAM Tirta Pengabuan 2021-2025

Ismet Raja Tengah Malam menyampaikan bahwa mangrove merupakan benteng alami kawasan pesisir yang harus dijaga bersama. Menurutnya, seni, nalar, dan aksi lingkungan dapat berjalan seiring dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Menanam mangrove adalah bentuk dialog manusia dengan alam. Ketika nalar sudah memahami, maka aksi adalah kewajiban,” ujar Ismet Raja di sela kegiatan.

Mapala PAMSAKA dan DEMA IAI An-Nadwah memaknai kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap lingkungan sekitar. Kawasan Parit 9 dipilih karena dinilai rentan terhadap abrasi dan membutuhkan perhatian serius dalam upaya rehabilitasi pesisir.

Baca Juga  Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Berikan Fasilitas Terbaik Untuk Masyarakat

Perwakilan Mapala PAMSAKA menyebutkan bahwa kegiatan ini juga menjadi media edukasi lapangan bagi mahasiswa tentang pentingnya ekosistem mangrove. Sementara itu, DEMA IAI An-Nadwah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong gerakan kolaboratif yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan.

Usai kegiatan penanaman mangrove, rangkaian agenda dilanjutkan dengan diskusi lingkungan yang dilaksanakan pada malam harinya. Diskusi tersebut membahas berbagai persoalan lingkungan, khususnya isu pesisir, abrasi, serta peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan alam.

Penulis : Cecep Sulaiman

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Peringati Hari Mangrove Sedunia, MAPALA PAMSAKA Tegaskan Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

Tanjab Barat

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2026: Awali Pembahasan Arah Kebijakan Pembangunan Daerah

Tanjab Barat

Cabor Tanjab Barat Curahkan Keluh Kesah

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Dana BOSP

Tanjab Barat

Hadiri Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi, Pemkab Tanjab Barat Raih 3 Penghargaan

Tanjab Barat

Anggota DPRD Tanjab Barat Albert Chaniago Kunjungi Korban Kebakaran di Kuala Betara

Tanjab Barat

PT Rimba Hutani Mas Perkuat Sinergi dengan Masyarakat melalui Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Lubuk Bernai

Tanjab Barat

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Kuala Tungkal
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!