LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Lingkungan

Kamis, 8 Mei 2025 - 20:14 WIB

Tongkang Batubara Tabrak Jembatan Gentala Arasy, WALHI Jambi Desak Moratorium Total

Jambi, Liputantanjab.com – Kapal tongkang bermuatan batubara kembali menabrak salah satu Landmark di Propinsi Jambi, yaitu, jembatan Gentala Arasy, yang diperuntukkan sebagai jembatan pedestrian untuk pejalan kaki yang melintang diatas Sungai Batanghari, Kota Jambi, Kamis (08 Mei 2025).

Peristiwa ini terekam dalam sebuah video amatir oleh masyarakat Kota Jambi yang sedang berada di sekitarJembatan Gentala Arasy.

Hal ini membuktikan bahwa solusi yang ditawarkan oleh Pemerintah Propinsi Jambi yang tertuang dalam “INGUB No.1 Tahun 2024 tentang Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Batubara Poin KEDUA : “Perusahaan pemegang izin IUP –OP, IPP dan IUJP serta transportir agar tidak melaksanakan pengangkutan Batubara sampai pembangunan jalan khusus selesai, dan dapat mengoptimalkan hauling batubara dengan memaksimalkan penggunaan jalur sungai”, tidak dapat lagi dijalankan oleh seluruh pengusaha Batubara di Propinsi Jambi.

Baca Juga  Silaturahmi KNPI Tanjab Barat dikediaman Gubernur Jambi

“Melihat situasi ini, para pengusaha batubara benar–benar telah merajalela dan berlindung dibalik INGUB No.1 Tahun 2024 tentang Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Batubara.

Untuk itu Kami meminta Kapolda dan Gubernur Propinsi Jambi untuk menghentikan seluruh aktifitas angkutan batubara melalui Jalur Sungai dan Darat, segera cabut INGUB No.1 Tahun 2024 dan melakukan Moratorium Batubara.” ungkap Oscar Anugrah Direktur Eksekutif Daerah Walhi Jambi.

Hingga saat ini WALHI Jambi mencatat sejak Desember 2023 hingga yang terbaru saat ini sudah 6(enam) kali masalah terkait pengangkutan batubara melalui Jalur Sungai di Jambi terjadi, lalu sampaikapan masyarakat Jambi harus menerima dampak dari buruknya kebijakan pemerintah yang hanya ingin memuaskan keserakahan sekelompok pengusaha terhadap seluruh akses eksploitasi sumber daya alam yang terjadi hingga saat ini?.

Baca Juga  Yayasan CAPPA Gelar Dialog: Dorong Kebijakan Penguatan Peran Anak dalam Pembanguna

Proses pengangkutan Batubara melalui jalur darat juga tak kalah mengkhawatirkan, terhitung jumlah korban yang terdata dari berbagai sumber informasi sejak 2020 hingga sekarang. Lebih kurang terdapat rata – rata sejumlah 25 – 27 orang masyarakat jambi meninggal setiap tahunnya.

Tentunya, sampai sejauh mana proses penindakkan terhadap hasil buruknya pengelolaan lingkungan hidup di Jambi yang mengatasnamakan pembangunan dan peningkatan ekonomi yang selalu disampaikan Pemerintah. Serta hak setiap orang yang berhak hidup dalam lingkungan yang sehat dan berkelanjutan, yang menjadi merupakan mandat konstitusi dan harus dipenuhi oleh Negara melalui pemerintah.

Terakhir, Oscar mengaskan bahwa ‘POLDA Jambi, harus menindak tegas perusahaan atau pemilik tongkang pengankut Batubara yang telah menabrak Landmark Kota Jambi”.

Kontak Person
OscarAnugrah: Direktur ED WALHI Jambi Hp 08117492662
(Red)

Share :

Baca Juga

Lingkungan

Koalisi STuEB Desak Pemerintah Audit dan Tindak Dugaan Pencemaran PLTU Batubara di Sumatera

Lingkungan

Diduga Limbah FABA Dibuang Sembarangan di Sarolangun, Warga Terancam Dampak Lingkungan

Lingkungan

Mapala Pamsaka dan Mapala se-Provinsi Jambi Gelar Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan 2025 Gerakan Mahasiswa Menyelamatkan Sungai yang Kian Sekarat

Lingkungan

Perkumpulan Hijau Gelar PKRD Walhi, Perkuat Kapasitas Masyarakat Pertahankan Hak Atas Ruang Hidup

Lingkungan

Mapala Pamsaka dan Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal Perkuat Gerakan Penghijauan di Lingkungan Kampus

Mapala

MAPALA PAMSAKA Lepas Enam Atlet Ikuti Lomba Lintas Alam AOPGI 2026 di Jambi

Lingkungan

Koalisi STuEB Desak Pemerintah Percepat Transisi ke Energi Bersih, Soroti Dugaan Dampak PLTU di Sumatera

Lingkungan

Hampir 30 Tahun Bersengketa dengan PT IKU, Masyarakat SAD Harap DPRD Batanghari Wujudkan Penyelesaian Nyata
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!