LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Selasa, 29 Juni 2021 - 15:07 WIB

Bupati Tanjab Barat Didampingi Ketua PKK Menghadiri Hari Keluarga Nasional Ke 28

Liputantanjab.com – Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag didampingi Ketua PKK Hj. Fadhillah Sadat hadiri secara virtual kegiatan peringatan hari Keluarga Nasional ke 28 tahun 2021 dengan tema “Keluarga Keren Cegah Stunting”

Serta kegiatan Launching Vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia 12 – 18 tahun bertempat di pola atas Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat. (Selasa, 29 Juni 2021)

Turut hadir Wakil Bupati bersama Ketua GOW, Kodim/0419 Tanjab, Sekda, Asisten I dan Kepala Dinas P2KB.

Susunan acara menyanyikan indonesia raya, pemutaran video program bangga kencana, pembukaan oleh MC, sambutan kepala BKKBN, pemutaran video tentang “Keluarga Indonesia cCegah Stunting”, Wakil Presiden menyapa pendamping keluarga di Kampung KB dan pembacaan doa oleh Prof. K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., M.A., Ph.D

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Resmikan TPS-3R Panglima Batur dan Ajak Masyarakat Selalu Menjaga Kebersihan Lingkungan

“Kesejahteraan keluarga yang lebih baik adalah salah satu tujuan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, program yg bermaanfaat guna mencitptakan kesejahteraan keluarga, kegiatan tersebut tidak akan optimal jika tidak didukung oleh keluarga dan keluarga juga berperan khususnya program pendidikan dan kesehatan” ujar Kemandagri Jenderal Polisi (purn) Tito Karnavian

Resiko stunting sangat berpengaruh kepada masa depan dan produktivitas, stunting dapat dicegah dari awal mulai dari program edukasi hingga intervensi gizi untuk mencegah anak gagal tumbuh.

“Program edukasi penting agar anak tidak salah gizi dan yang juga harus diperhatikan adalah pengamatan terhadap kondisi gizi anak” ujar Kepala BKKBN Dr. (HC), dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG

“Ingatlah bapak ibu sekalian, keluarga adalah sebagai garda terdepan, membiasakan hidup sehat, pola asih dan asuh juga menjadi perhatian sangat penting” tutupnya

Baca Juga  Dorong Kampanye Konservasi dan Potensi Wisata, Faji Tanjab Barat dan Para Penggiat Lakukan Ekspedisi

Terakhir Wakil Presiden Prof.Dr.(H.C) K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan Keluarga adalah unit terkecil dan mempunyai peran yg sangat besar, keluarga juga menjadi tempat nilai kasih sayang oleh orangtua kepada anaknya, keluarga juga tempat belajar bersosial dan keluarga menjadi tempat belajar pertama yakni madrasatul ula.

“Peringatan harganas secara rutin dilaksanakan pada dasarnya mengingatkan kepada kita semua, salah satunya terhindar dari stunting dan melakukan percepatan penangananan stunting, masalah gizi erat kaitannya dengan hubungan dalam keluarga” tegas Wakil Presiden

“Untuk mencapai target menurunnya stunting, BKKBN harus berkoordinasi dan berkolaborasi agar timbulnya kesadaran masyarakat bahwa stunting bukan persoalan yang biasa” tutupnya

Dilanjutkan dengan dialog Hari Keluarga Nasional ke 28 secara virtual. (*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Dua Putra-Putri Tanjab Barat Berjaya ke Grand Final Duta Mangrove

Tanjab Barat

Warkop Brstie Parit 1 Adakan Turnamen Batu Lacak

Tanjab Barat

Wabup Hairan Pimpin Rakor Pembangunan Jembatan Jalan Tol Ruas Jambi – Rengat Lintas Sungai Pengabuan

Tanjab Barat

Satuan Sabhara Polres Tanjab Barat Laksanakan Patroli yang Ditingkatkan untuk Ciptakan Keamanan Masyarakat

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Salurkan 49 Sapi dan 3 Kambing Untuk di Kurbankan

Tanjab Barat

Wabup Tanjab Barat Ikuti Peringatan HKN ke 57 Tahun 2021

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Launching BLT Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Tanjab Barat

WALHI Jambi: Peradaban Tidak Dibangun di Atas Tumpukan Batubara dan Krisis Ekologis
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!