MAPALA GITASADA Gelar Aksi Penanaman Mangrove, Didukung Penuh MAPALA PAMSAKA di Tanjab Barat

Avatar

- Redaksi

Minggu, 22 Juni 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANTANJAB.COM – Dalam semangat menjaga kelestarian lingkungan pesisir, Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Gema Cipta Persada (GITASADA) Universitas Batang Hari Beserta Tim Delegasi Dari setiap lembaga menggelar kegiatan penanaman mangrove di wilayah pesisir Tanjung Jabung Barat, Parit 9 Desa Tungkal 1, Minggu (22/6/2025). Aksi ini menjadi bagian dari kampanye bersama untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya ekosistem mangrove dalam menghadapi krisis iklim dan abrasi pantai.

Kegiatan yang diikuti 50 Pegiat Alam dari MAPALA PAMSAKA, SISPALA BUMIPALA dan Sanggar Alam Delima ini berlangsung sejak pagi hari dengan penuh semangat. Para peserta menyusuri area pesisir yang telah ditentukan untuk melakukan penanaman bibit mangrove jenis Bakau pucuk merah dan bakau gajah, yang dikenal efektif dalam mencegah abrasi dan sebagai habitat berbagai biota laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pelaksana kegiatan, M. Nanda Pratama Putra, juga menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme para peserta. “Kami sangat bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar. Ini bukan sekadar penanaman pohon, tapi penanaman semangat peduli terhadap bumi. Harapan kami, gerakan kecil ini bisa menular dan menjadi contoh bagi lebih banyak komunitas di luar sana,” ujarnya.

Kegiatan ini ber Tema “Rehabilitas ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove di dusun makmur RT 15 Tungkal 1”, Tutup nanda

Sementara itu, Ketua MAPALA Gitasada, Zamnun Al-Fikry , menambahkan bahwa kolaborasi antarkomunitas pecinta alam seperti ini perlu terus diperkuat. “Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dari tuan rumah MAPALA Pamsaka. Semangat bersama ini membuktikan bahwa mahasiswa dari berbagai wilayah bisa bersatu dalam aksi cinta lingkungan,” katanya.

Ketua Umum MAPALA Pamsaka, Cecep Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjaga alam. “Kami percaya bahwa sekecil apa pun aksi positif terhadap lingkungan akan memberi dampak besar di masa depan. Mangrove bukan hanya soal pohon, tapi soal kehidupan pesisir secara keseluruhan,” ujarnya

Selain penanaman mangrove, kegiatan juga diisi dengan sesi edukasi lingkungan, sharing session antar anggota MAPALA, dan pembacaan komitmen bersama untuk terus menjaga kawasan pesisir. Acara ditutup dengan pembagian sertifikat simbolik kepada peserta dan dokumentasi bersama.

Dengan kegiatan ini, MAPALA Gitasada dan MAPALA Pamsaka berharap semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang kini semakin terancam akibat alih fungsi lahan dan pencemaran.(csl)

Berita Terkait

AOPGI dan ALTI Tanjab Barat Latihan Bersama, Siapkan Penggiat Olahraga Hadapi FORPROV KORMI Jambi 2026
Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Penanganan dan Dampak Kesehatan Jadi Perhatian
Karang Taruna Sarolangun Kepung PT SLUM, 11 Tuntutan Bongkar Dugaan Masalah
Peduli Dampak Karhutla, BB 1% MC Jambi Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
Karang Taruna Soroti Segudang Masalah PT SLUM: Kematian Pekerja, HGU, hingga Pasokan Sawit dari Kawasan Hutan
Optimalkan Fungsi Kantor, GAPERKASINDO Jambi Benahi Gedung Dua Lantai
Kasus Ikhwan Belum Tuntas, OJK Turun Memfasilitasi, Ombudsman Segera Bahas Laporan
Praktik Kotor Leasing ACC di Bungo, Korban Minta Polisi Turun Tangan: Ini Kronologinya?
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:03 WIB

Sembilan Hari Asap di TNBS, Sekber PSDH Jambi Minta Pemerintah Bertanggung Jawab

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Api Masih Menyala, Karhutla di Parit Bingkok Tanjabbar Ancam Perkebunan Warga

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Mapala Pamsaka dan Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal Perkuat Gerakan Penghijauan di Lingkungan Kampus

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:26 WIB

FAJI Tanjab Barat Kembali Susuri Sungai Tantang, Dorong Restorasi dan Potensi Wisata Alam

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:23 WIB

Koalisi STuEB Desak Pemerintah Percepat Transisi ke Energi Bersih, Soroti Dugaan Dampak PLTU di Sumatera

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:20 WIB

MAPALA PAMSAKA Lepas Enam Atlet Ikuti Lomba Lintas Alam AOPGI 2026 di Jambi

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:10 WIB

Jalur Terlarang Simpang Pete Diduga Jadi Ladang Bisnis, Truk Batu Bara Masih Bebas Melintas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:44 WIB

JEB Jambi: Negara Abai, Kerusakan Lingkungan Akibat Industri Batu Bara Terus Berulang

Berita Terbaru