LIVE TV
Breaking News,, Pria Ini Potong Leher Ayahnya Hingga Putus Kuala Tungkal di Hebohkan Dengan Tersebarnya Video Bentrok Antar Pemuda Kapolres Tanjab Barat Instruksikan Lakukan Pengecekan Minyak Goreng Menjelang Bulan Ramadhan Sat Polair Polres Tanjab Barat Kembali Patroli Antisipasi Penimbunan Minyak Goreng Amankan Jalur Perbatasan Jambi – Riau Polres Tanjab Barat Turunkan Personil

Home / Uncategorized

Jumat, 20 Mei 2022 - 16:46 WIB

Jelang Idul Adha Pemkab Tanjab Barat Lakukan Langkah Atasi Virus Menular Pada Hewan

Liputantanjab.com – Menindak lanjuti Surat Edaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia Nomor, 01/SE/PK.300/M/5/2022 tentang pengendalian dan penanggulangan penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjab Barat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Tanjab Barat telah melakukan berbagai langkah dan tindakan untuk mengatasi virus menular pada hewan tersebut.

Seperti dikatakan Plt Kadis Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjab Barat, Fauziah, S.Pt, adapun langkah-langkah antisipasi yang dilakukan adalah dengan memperketat lalu lintas ternak.

“Selain itu kita koordinasi dengan karantina, menyurati petugas lapangan di setiap Kecamatan, membuat brosur untuk disampaikan ke masyarakat , supaya bisa memilih hewan untuk kurban dan melakukan sosialisasi kepada pedangan ternak yang ada di Kabupaten Tanjab Barat,” jelas Sekretaris Disbunak Tanjabbar definitif itu.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Diabunak Tanjab Barat, Remon. Dijelaskanya pihaknya telah membuat posko pengaduan dilapangan jika ada klinis PMK pada Ternak serta telah membentuk tim pengendalian PMK.

Baca Juga  Rapat Penanganan Covid-19 di Tanjab Barat dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi

“Kita juga melakukan sosialisasi atau KIE tentang Penyakit PMK ini, peningkatan pengawasan lalu lintas ternak, tidak mengizinkan ternak yang rentan PMK masuk kewilayah kita yang berasal dari daerah wabah atau tertular PMK sampai ada perubahan status,” jelasnya.

Untuk saat ini disebutkan Remon, Kabupaten Tanjab Barat masih bebas PMK namun pihak terus melakukan upaya semaksimal mungkin untuk mengatasi dan mencegah inveksi virus akut dan menular pada hewan ternak tersebut masuk wilayah Tanjab Barat.

Untuk diketahui Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan merupakan inveksi virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap atau belah seperti sapi, kerbau kambing, domba dan babi.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Hadiri Halal Bihalal Dekranasda

PMK juga dapa menimbulkan kerugian ekonomi yang besar karena menurunnya produksi dan menjadi hambatan dalam perdagangan hewan ternak serta produknya.

Adapun gejala PMK yang perlu dikenali adalah Demam tinggi pada hewan mencapai 41 derajat Celcius, Rapuh atauverosi sekitar bukit, lidah, gusi, lubang hidung, kulit ternak serta puting.

Air liur berbusa dilantai kandang. Pembengkakan kelenjar di rahang mulut bagian bawah. Penurunan nafsu makan dan konsdisi tubuh. Lemah dan pincang atau sering berbaring hingga kematian pada hewan muda.

Jika terdapat gejala-gejala tersebut pada hewan, Disbinak Tanjab Barat mengimbau untuk segera laporkan dan koordinasi dengan dokter hewan atau dinas yang membidangai kesehatan hewan setempat untuk segera dilakukan pencegahan agar tidak menyebar labih luas. (*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bupati Tanjab Barat Beri Bantuan ke Korban Kebakaran di Senyerang

Uncategorized

Bupati Tanjab Barat Sambut Kedatangan Peni Ketua KNPI Tanjab Barat

Uncategorized

Ini Nama 40 Pejabat Struktural dan Fungsional yang di Lantik Bupati Tanjab Barat

Uncategorized

Wabup Hairan Hadiri Serah Terima Lapangan Pembangunan Jargas Rumah Tangga

Uncategorized

Miris!! Jangankan Pengunjung, Masyarakat Pun Susah Menuju Akses Ekowisata Mangrove Pangkal Babu

Uncategorized

Meringankan Beban Korban Kebakaran Wabup Tanjab Barat Serahkan Bantuan Tanggap Darurat

Uncategorized

Pemkab Tanjab Barat Raih WTP Ke Empat Secara Berturut – Turut

Ekonomi

Bupati Tanjab barat Pimpin Rapat Tindak Lanjut Terkait Pembangunan Jembatan Sungai Nibung
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!