Implementasi Nilai Diklatsar, Mapala PAMSAKA Bersama Sanggar Alam Delima Lakukan Aksi Penanaman di HLG Sungai Bram Itam

Avatar

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANTANJAB.COM — Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus implementasi nilai-nilai pendidikan dasar, Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) PAMSAKA Institut Agama Islam (IAI) An-Nadwah Kuala Tungkal bersama Sanggar Alam Delima melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Sungai Bram Itam, tepatnya di sekitar Pondok Sanggar Alam Delima, Desa Delima, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan ini merupakan rangkaian penutup Pendidikan Dasar (Diklatsar) Mapala PAMSAKA Angkatan XIII yang telah berlangsung selama 7 hari. Penanaman pohon dilakukan oleh peserta diklatsar, pengurus Mapala PAMSAKA, serta pengelola Sanggar Alam Delima sebagai bentuk nyata pengabdian sekaligus tanggung jawab terhadap upaya pelestarian ekosistem gambut.

Dokumentasi penanamam pohon di lingkungan sanggar ala. Delima

Ketua Umum Mapala PAMSAKA, Maya Silfani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter dan kesadaran ekologis bagi anggota Mapala PAMSAKA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah ditempa secara fisik, mental, dan organisasi selama diklatsar, kami ingin para peserta memahami bahwa pencinta alam tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan merawat lingkungan. Penanaman di kawasan HLG Sungai Bram Itam ini menjadi simbol awal pengabdian mereka terhadap alam,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Sanggar Alam Delima, Ponirin, yang akrab disapa Kang Ponirin, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Mapala PAMSAKA. Menurutnya, kegiatan penanaman pohon di kawasan hutan lindung gambut memiliki nilai strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mencegah kerusakan lingkungan.

Ia menambahkan, HLG Sungai Bram Itam merupakan kawasan penting yang berfungsi sebagai penyimpan karbon, pengendali tata air, serta habitat berbagai flora dan fauna, sehingga perlu dijaga melalui keterlibatan generasi muda dan komunitas lingkungan.

Jenis tanaman yang ditanam merupakan tanaman keras dan tanaman peneduh yang sesuai dengan karakteristik lahan gambut. Tanaman tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian lingkungan, sekaligus menjadi sarana edukasi konservasi bagi masyarakat sekitar dan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Mapala PAMSAKA berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan komunitas lingkungan serta meneguhkan jati diri organisasi sebagai mahasiswa pencinta alam yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan petualangan, tetapi juga konsisten melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan dan pemberdayaan kawasan hutan lindung.

Penulis: Cecep Sulaiman

Berita Terkait

AOPGI dan ALTI Tanjab Barat Latihan Bersama, Siapkan Penggiat Olahraga Hadapi FORPROV KORMI Jambi 2026
Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Penanganan dan Dampak Kesehatan Jadi Perhatian
Karang Taruna Sarolangun Kepung PT SLUM, 11 Tuntutan Bongkar Dugaan Masalah
Peduli Dampak Karhutla, BB 1% MC Jambi Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
Karang Taruna Soroti Segudang Masalah PT SLUM: Kematian Pekerja, HGU, hingga Pasokan Sawit dari Kawasan Hutan
Optimalkan Fungsi Kantor, GAPERKASINDO Jambi Benahi Gedung Dua Lantai
Kasus Ikhwan Belum Tuntas, OJK Turun Memfasilitasi, Ombudsman Segera Bahas Laporan
Praktik Kotor Leasing ACC di Bungo, Korban Minta Polisi Turun Tangan: Ini Kronologinya?
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:03 WIB

Sembilan Hari Asap di TNBS, Sekber PSDH Jambi Minta Pemerintah Bertanggung Jawab

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Api Masih Menyala, Karhutla di Parit Bingkok Tanjabbar Ancam Perkebunan Warga

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Mapala Pamsaka dan Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal Perkuat Gerakan Penghijauan di Lingkungan Kampus

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:26 WIB

FAJI Tanjab Barat Kembali Susuri Sungai Tantang, Dorong Restorasi dan Potensi Wisata Alam

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:23 WIB

Koalisi STuEB Desak Pemerintah Percepat Transisi ke Energi Bersih, Soroti Dugaan Dampak PLTU di Sumatera

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:20 WIB

MAPALA PAMSAKA Lepas Enam Atlet Ikuti Lomba Lintas Alam AOPGI 2026 di Jambi

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:10 WIB

Jalur Terlarang Simpang Pete Diduga Jadi Ladang Bisnis, Truk Batu Bara Masih Bebas Melintas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:44 WIB

JEB Jambi: Negara Abai, Kerusakan Lingkungan Akibat Industri Batu Bara Terus Berulang

Berita Terbaru