LIPUTANTANJAB.COM – Polres Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi Wakapolres Tanjab Barat, KOMPOL Andi Musahar, S.H., dalam kegiatan Zoom Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 langsung bersama Presiden Republik Indonesia, Kamis (08/01/2026).
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB ini dipusatkan di lahan pertanian produktif seluas kurang lebih 1 hektare di Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Meski menghadapi tantangan kondisi lahan rawa yang rentan banjir, sinergi antara petani dan petugas lapangan berhasil mencatatkan hasil panen sementara mencapai 1.200 kilogram (berat kotor).
Sinergi Lintas Sektoral
Hadir mewakili Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., Wakapolres didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tanjab Barat.
Tampak hadir pula Camat Senyerang Suwarno, S.Sos., M.H., Kapolsek Pengabuan IPTU Maulana Hasyim Aryo, S.Tr.K., Pjs Kades Teluk Ketapang Zahrul Wafa, S.E., Kepala BPP Kecamatan Senyerang Edwin, serta jajaran Ketua BUMDes dan perwakilan Kades se-Kecamatan Senyerang.
Pada pukul 10.50 WIB, seluruh peserta secara khidmat mengikuti arahan Presiden RI melalui sambungan virtual. Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya produktivitas pertanian sebagai fondasi utama kemandirian bangsa.
Polri Sebagai Pendamping Ketahanan Pangan
Dalam kesempatan tersebut, KOMPOL Andi Musahar menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah petani bukan hanya sekadar seremoni, melainkan bentuk pendampingan nyata.
”Keterlibatan Polri dalam sektor pertanian adalah bagian dari tanggung jawab moral untuk mendukung swasembada pangan.
Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam memperkuat ketahanan nasional yang dimulai dari tingkat desa,” tegas Wakapolres.
Optimisme di Tengah Tantangan Lahan
Walaupun wilayah Senyerang memiliki karakteristik lahan rawa yang menantang, keberhasilan panen kuartal I ini membuktikan bahwa dengan pendampingan intensif dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan dukungan Pemerintah Desa, produktivitas tetap bisa dioptimalkan.
”Kami siap memberikan pengamanan dan kerja sama lintas sektor agar para petani merasa aman dan terbantu dalam mengelola lahan mereka.
Harapannya, hasil hari ini menjadi pemacu semangat bagi petani lain di Tanjung Jabung Barat untuk terus meningkatkan produksi pangan,” tambahnya.
Kegiatan berakhir dengan situasi yang aman dan kondusif, membawa pesan optimisme bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat siap menjadi salah satu lumbung pangan yang diperhitungkan di tingkat provinsi maupun nasional.










