Petaka Pedagang Pasar Tradisional 46 Akibat Aktivitas Batubara, Aktivis PH ‘Tolee: Pemerintah Harus Tanggung Jawab

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANTANJAB.COM – Pasar tradisional 46, berlokasi dipinggir jalan raya umum. Tepatnya dikecamatan Jambi Timur kota Jambi provinsi Jambi, atau disebut masyarakat. Jalan baru

Pasar tradisional 46, menyediakan. Sayur – sayur segar dan ikan sungai segar, Pasar tradisional 46. Sekaligus tempat wisata belanja, pengunjung pasar dari berbagai kalangan. Buka dari jam 4 sore (16.00.wib) sampai jam 6 sore (18.00.wib). Makanya sebut masyarakat pasar 46. Buka jam 4 tutup jam 6 sore

Para pedagang, merasa terganggu. Akibat debu batubara bergentayangan, sehingga. Lapak- lapak jualan para pedagang diingkapi debu-debu Batubara yang dibawak truk-truk angkutan batubara menujuh kepelabuhan kawasan talang duku dan kepelabuhan desa niaso di kabupaten Muaro Jambi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu, pedagang pasar tradisional 46. Berinisial BH (47 tahun), mengatakan. Semenjak angkutan truk-truk Batubara melewati jalan ini, kami para pedagang. Sangat menderita, akibat debu batubara. Setiap mau jualan, terlebih dahulu, membersihkan. Lapak-lapak jualan, karna diingkapi debu batubara. Ampun rasanya, carik air pembersih untuk menyiram lapak. Ambil airnya, sangat jauh. Ini namanay, Azab. Kata BH kepada media ini, dengan nada emosi. Senen sore (31-01-2025)

RM (54 tahun). Pedagang pasar tradisional 46, juga. Mengatakan tentang debu batubara. Saya jualan disini, Uda 18 tahun lamanya. Untuk mencarik rejeki untuk kebutuhan rumah tangga saya. Namun, beberapa tahun ini. Kami menambah pekerjaan dipasar ini, karna setiap mau jualan. Bersihkan dulu lapak jualan, akibat debu batubara. Ditambah BH, belum lagi nantik. Akibat batubara, jadi penyakit. Dan, jika ini dibiarkan pemerintah. Saya aneh, semacam tidak ada pemerintah. Kemana tanggung jawab pemerintah kepada rakyatnya. Ungkap, BH dengan nada bertanya?

Ditempat terpisah, Ryono alias Tolee aktivis Perkumpulan Hijau (PH) Jambi, Mengomentari, soal Keluhan para pedagang tradisional 46 pemerintah provinsi jambi maupun pemerintah kota Jambi harus pikirkan dan tanggung jawab kepada para pedagang dan Warganya, karna para pedagang disana berjualan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, karna aktivitas batubara usaha mereka terganggu. Batubara diberikan izin dengan dalih ekonomi, tapi jangan juga karna aktivitas industri batubara ini malah menganggu ekonomi masyarakat, coba lihat itu, turun kelapangan cek bagaimana sengsaranya mereka (pedagang), Kata Ryono, dengan mengharap, kepada pemerintah. Selasa (01-02-2025), disekretariat Perkumpulan Hijau (PH) Jambi.(**)

Berita Terkait

UINKA Serahkan 14 Mahasiswa KKN di Desa Kempas Jaya, Siap Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat
AOPGI dan ALTI Tanjab Barat Latihan Bersama, Siapkan Penggiat Olahraga Hadapi FORPROV KORMI Jambi 2026
Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Penanganan dan Dampak Kesehatan Jadi Perhatian
Karang Taruna Sarolangun Kepung PT SLUM, 11 Tuntutan Bongkar Dugaan Masalah
Peduli Dampak Karhutla, BB 1% MC Jambi Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
Karang Taruna Soroti Segudang Masalah PT SLUM: Kematian Pekerja, HGU, hingga Pasokan Sawit dari Kawasan Hutan
Optimalkan Fungsi Kantor, GAPERKASINDO Jambi Benahi Gedung Dua Lantai
Kasus Ikhwan Belum Tuntas, OJK Turun Memfasilitasi, Ombudsman Segera Bahas Laporan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:35 WIB

UINKA Serahkan 14 Mahasiswa KKN di Desa Kempas Jaya, Siap Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:34 WIB

AOPGI dan ALTI Tanjab Barat Latihan Bersama, Siapkan Penggiat Olahraga Hadapi FORPROV KORMI Jambi 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Penanganan dan Dampak Kesehatan Jadi Perhatian

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Peduli Dampak Karhutla, BB 1% MC Jambi Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Karang Taruna Soroti Segudang Masalah PT SLUM: Kematian Pekerja, HGU, hingga Pasokan Sawit dari Kawasan Hutan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Optimalkan Fungsi Kantor, GAPERKASINDO Jambi Benahi Gedung Dua Lantai

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kasus Ikhwan Belum Tuntas, OJK Turun Memfasilitasi, Ombudsman Segera Bahas Laporan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Praktik Kotor Leasing ACC di Bungo, Korban Minta Polisi Turun Tangan: Ini Kronologinya?

Berita Terbaru