•   LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Kota Jambi

Jumat, 23 Juli 2021 - 23:27 WIB

Pemprov Jambi Cegah Pernikahan Dini, Stunting, dan Nikah Siri

Liputantanjab.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Sudirman, S.H.,M.H., mewakili Gubernur Jambi, didampingi oleh Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi H. Zostafia S.Ag, M.Pd.I, membuka secara resmi acara Talk Show yang mengangkat tema “Cegah Kawin Anak (Pernikahan Dini), Stunting (Pertumbuhan Kerdil), dan Nikah Siri”, di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Kamis (22/7/2021).

Talk Show yang juga dilaksanakan secara Virtual dan disiarkan secara langsung/ live streaming oleh TVRI Jambi, menghadirkan beberapa narasumber yaitu Anggota Komisi Delapan DPR RI H. Hasan Basri Agus, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jambi Dra. Lutfia, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi H. Munawar Ibrahim, S.Kp, M.P.H, serta Ketua MUI Provinsi Jambi Prof. Dr. KH. Hadri Hasan, MA.
Dalam sambutannya mewakili Gubernur Jambi, Sekda Provinsi Jambi menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi saat ini sedang berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia/ SDM masyarakat Jambi, dengan menekan tingginya angka Kawin Anak/ Pernikahan Dini, untuk mencegah Stunting dan Nikah Siri di wilayah Provinsi Jambi.
“Pemerintah, yakni Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota bersinergi dengan semua pemangku kepentingan, melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui pembangunan sektor kesehatan, pendidikan, keagamaan, infrasturktur, energi dan sektor-sektor lainnya”, ungkap Sekda.
“Para pengantin anak memiliki resiko tinggi menghadapi berbagai permasalahan kesehatan, diantaranya tingginya angka kematian ibu setelah melahirkan.Kemungkinan anak yang dilahirkan mengalami hambatan pertumbuhan/ stunting”, jelasnya. (*)

Baca Juga  Cuaca Buruk Mengakibatkan Seorang Nelayan Asal Kuala Tungkal Hilang di Perairan Berhala

Share :

Baca Juga

Kota Jambi

Polemik Banjir di JBC, Perkumpulan Hijau: JBC Harus Kembali Seperti Fungsinya

Kota Jambi

Peringgatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H di Masjid Baiturrahman Jambi

Kota Jambi

Kepanitiaan Outbound Senkom Mitra Polri Kota Jambi Resmi Dibubarkan

Kota Jambi

Kadis PUPR Jambi Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Tol Baleno

Kota Jambi

Pjs Gubernur Jambi Siapkan Sinergitas Pembinaan SAKA dalam Jajaran Kwarda Jambi

Kota Jambi

Konferensi Pers WALHI dan Warga Jambi: Stockpile PT. SAS Ancam Sumber Air Bersih dan Lingkungan

Kota Jambi

“Dugaan Penyalahgunaan Jabatan ‘Kabid Dispora Ikutkan Anaknya di Ajang POPNAS Tanpa Seleksi”

Kota Jambi

Kapolda Jambi Keluarkan Maklumat Terkait Karhutlah
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!