LIVE TV
Breaking News,, Pria Ini Potong Leher Ayahnya Hingga Putus Kuala Tungkal di Hebohkan Dengan Tersebarnya Video Bentrok Antar Pemuda Kapolres Tanjab Barat Instruksikan Lakukan Pengecekan Minyak Goreng Menjelang Bulan Ramadhan Sat Polair Polres Tanjab Barat Kembali Patroli Antisipasi Penimbunan Minyak Goreng Amankan Jalur Perbatasan Jambi – Riau Polres Tanjab Barat Turunkan Personil

Home / Tanjab Barat

Selasa, 14 Desember 2021 - 15:49 WIB

Mewakili Bupati Tanjab Barat Staf Hadiri Forum Nasional Stunting 2021 Secara Virtual

Liputantanjab.com – Mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik H.Mulyadi, S.Pd.M.Kes mengikuti secara virtual kegiatan Forum Nasional Stunting 2021 dari Ruang Rapat Bupati, Selasa (14/12).

Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Prof Dr. K.H. Ma’ruf Amin itu mengangkat Tema “Komitmen dan Aksi Bersama Untuk Membangun Strategi Efektif Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di indonesia”.

Wakil Presiden Prof Dr. K.H. Ma’ruf Amin dalam sambutannya berharap melalui Forum Nasional Stunting 2021 terbangun komitmen dari seluruh pemangku kepentingan sehingga dapat terbentuk input dan rekomendasi bagi rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting.

“Tema yang diambil dalam kegiatan ini harus dapat kita maknai dengan baik, sehingga dapat menjadi roh dan penyemangat kita dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting,” Ucapnya

Wapres Ma`ruf mengatakan, percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen bersama. Tidak hanya komitmen di tingkat pusat, upaya advokasi komitmen pemerintah daerah juga harus optimal.

“Hingga tahun 2021, seluruh Bupati dan Wali Kota dari 514 kabupaten/kota telah menandatangani komitmen bersama untuk melakukan percepatan penurunan stunting di daerah. Komitmen ini harus tetap dijaga dan betul-betul dibuktikan pelaksanaannya di daerah,” Kata wapres

“Upaya penurunan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan desa/kelurahan, akademisi, media, swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan mitra pembangunan.” Tambahnya

Baca Juga  Wabup Tanjab Barat Datangkan Pihak Kementrian Terkait TMS

Sementara itu, Kepala BKKBN Dr. Hasto Wardoyo, SP.OG mengatakan bahwa BKKBN berkomitmen untuk mencapai target 14 persen angka stunting di tahun 2024, yang saat ini berada di angka 27,7 persen.

Hasto mengatakan, BKKBN sudah membuat terobosan atau inovasi untuk penurunan stunting yaitu dengan membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK). “Jadi stunting itu dimulai dari keluarga, pendekatan melalui keluarga dimana tim pendamping keluarga itu ada 3 unsur yaitu dari Kesehatan atau Bidan, Tim Penggerak PKK dan Kader-kader yang ada di daerah,” kata Hasto.

Selain itu, Hasto juga menyampaikan, BKKBN telah meluncurkan program Mahasiswa Peduli Stunting atau disebut Mahasiswa Penting. Program ini merupakan bentuk pendampingan kepada keluarga berisiko stunting.

“Kualitas SDM ditentukan dari 1000 hari pertama sejak kehamilan, meskipun tinggal ditempat tidak layak, tidak boleh ada stunting. Program Mahasiswa Penting akan digaungkan hingga ke seluruh perguruan tinggi, jangkauannya pun akan secara luas menyentuh masyarakat hingga pelosok tanah air,” Ucapnya

Saat ditemui dalam Wawancara nya, H.Mulyadi, S.Pd.M.Kes mengatakan bahwa pada tahun 2024 target angka stunting di kabupaten tanjung jabung barat adalah 14% . Sementara pada saat ini di Kabupaten Tanjung Jabung Barat data terakhir nya pada tahun 2018 adalah 21,81% SSGBI (Survei Status Gizi Balita Indonesia) .

“Mudah-mudahan melalui dinas P3AP2KB, program-program yang berhubungan dengan penanganan angka stunting ini bisa dimaksimalkan mulai dari lintas sektor yaitu lintas sektor tugas dan fungsi OPD, lintas antar masyarakat sampai terendah, tingkat keluarga, tingat desa kelurahan, kecamatan dan kabupaten melalui pendamping-pendamping keluarga.” Ujarnya

Baca Juga  Akibat Covid-19, MTQ Ke-50 tingkat Provinsi Jambi Akan Diundur Akhir Tahun

“Untuk penganggaran kita akan dukung dengan APBD dan APBN serta juga bisa dipergunakan melalui program yang ada di dana desa atau anggaran desa.” Sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis P3AP2KB Drs. H. M. Yunus mengatakan bahwa pada hari ini telah melaksanakan program nasional stunting tahun 2021 dan ada beberapa narasumber yang dimana secara resmi dibuka oleh bapak wakil presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, Ada beberapa hal bahwa penanganan stunting ini tidak hanya dilakukan oleh satu OPD saja tetapi perlu konvergensi dan kerjasama baik melalui OPD terkait, masyarakat, media, lembaga masyarakat, semua harus berperan aktif dalam penurunan angka stunting.

“Tanpa bekerjasama saya pikir ini tidak akan bisa maksimal untuk kita capai, sehingga saya harap nanti pada tahun 2024 stunting kita bisa turun menjadi 14%. Saya yakin dan optimis berkat kerjasama kita semua untuk tanjung jabung barat pada tahun 2024 bisa mencapai angka 14% bahkan bisa turun dari angka itu.” Tutupnya.

Turut mendampingi Staf Ahli pada acara tersebut, Kadis serta kabid dan kasubid DP3AP2KB Kabupaten Tanjung Jabung Barat.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Gratis Untuk Anak Usia 12 Tahun Keatas dan Ibu Hamil

Tanjab Barat

Hari Ke-2 Idul Adha Di Kuala Tungkal, Sejumlah Masjid Distribusikan Daging Qurban Secara Delivery

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Purwodadi

Tanjab Barat

Peringatan Isra Mi’raj di Tanjab Barat Barat Bersama Ustad Yannor Kelua

Tanjab Barat

Wabup Tanjab Barat Kembali Ikut Rakernas Dua Dasawarsa ADPMET di Jawa Barat
1 Buah Labu Madu seberat 2 Kg

Tanjab Barat

Budidaya Labu Madu dan Sayur Mayur di Kabupaten Tanjab Barat

Tanjab Barat

Turnamen Futsal BRI Cup Berujung Ricuh, Wasit dan Pemain Menjadi Korban

Tanjab Barat

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Tanjab Barat
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!