LIVE TV
Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki Berikan Penghargaan Kepada Anggotanya Yang Berprestasi Selama Bulan Agustus 2025 Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Pencurian Sawit, 6 Orang Pelaku Berhasil Diamankan

Home / Pemerintahan

Selasa, 2 Juli 2024 - 00:59 WIB

Dokter Spesial Hemodialisa RSUD Daud Arif Kuala Tungkal Masih Kosong

LIPUTANTANJAB.COM – Pasca mutasi dokter spesialis Hemodialisa (HD) dari RSUD Daud Arif Kuala Tungkal ke RSUD Surya Khairuddin Merlung, hingga kini RSUD Daud Arif belum mendapatkan penggantinya.

Direktur RSUD Daud Arif, Sahala, sebelumnya sempat berkoar-koar menyatakan bahwa penggantian dokter spesialis ini akan segera diatasi. Namun, kenyataannya hingga kini, tidak hanya dokter spesialis Hemodialisa, tetapi juga spesialis penyakit dalam dan spesialis Pediatri anak belum berhasil ditemukan. Ironisnya, penanganan pasien cuci darah di RSUD Daud Arif terpaksa harus dirujuk ke Jambi.

Komisi II DPRD Tanjab Barat telah melayangkan surat rekomendasi kepada Pemerintah Daerah Tanjab Barat, Direktur RSUD, Dewan Pengawas, dan Manajemen RSUD Daud Arif terkait permasalahan ini.

Salah satu rekomendasi utama dari Komisi II adalah pemerintah daerah harus segera mengevaluasi mutasi ASN dokter spesialis Hemodialisa untuk memastikan bahwa mutasi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan mempertimbangkan sarana serta prasarana yang ada.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Tanjab Barat Ditunda, ini alasannya

Komisi II juga menekankan pentingnya bertanggung jawab atas hilangnya pelayanan cuci darah di RSUD Daud Arif yang hingga kini harus dirujuk ke Jambi.
Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat, saat dikonfirmasi usai paripurna di DPRD, mengakui telah menerima rekomendasi tersebut dari Komisi II.

“Kami telah menyerahkan masalah ini kepada Inspektorat dan pihak Inspektorat yang nantinya akan menyampaikan secara langsung,” ujar Bupati Anwar Sadat pada 1 Juli 2024.

Ketika ditanya mengenai apakah daerah sudah mendapatkan dokter pengganti dan tanggapannya terhadap kinerja dewan pengawas, Bupati Anwar Sadat mengarahkan semuanya kepada Inspektorat. “Semuanya akan ditangani oleh Inspektorat karena mereka yang bertanggung jawab atas pengawasan internal pemerintah. Saya khawatir memberikan jawaban yang salah,” tegas Bupati.

Sementara, Sahala selaku Direktur RSUD Daud Arif yang juga dikonfirmasi usai paripurna, belum bisa memberikan statement karena buru-buru beranjak dengan alasan masih ada kegiatan lainnya. Begitu juga dengan Inspektur Tanjab Barat, Encep Zarkasih, yang hingga berita ini diterbitkan belum bisa dikonfirmasi.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Pimpin Rapat Penyelesaian Lahan Antara PT DAS Dengan Masyarakat 9 Desa

Informasi dari lapangan menyebutkan bahwa beberapa hari setelah terjadi mutasi, RSUD Daud Arif berhasil mendapatkan dokter bedah. Namun, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) provinsi sudah berkomitmen untuk tidak menempatkan lagi dokter pengganti di RSUD Daud Arif, sehingga dokter bedah yang baru ditarik kembali ke Jambi.

Situasi ini menunjukkan betapa gentingnya krisis tenaga medis spesialis di RSUD Daud Arif, yang berdampak langsung pada pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Diperlukan solusi segera untuk mengatasi kekurangan tenaga medis ini agar pelayanan kesehatan dapat kembali normal dan optimal. (Red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Timur Minta Pelabuhan Muara Sabak di Aktifkan

Pemerintahan

MTQ Ke I Tingkat Desa, Nova DPRD Tanjab Barat : Ciptakan Kafilah Qori’ dan Qori’ah Terbaik

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tebo Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Ke-22

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Rapat Terkait TJSLP Dirumah Dinas

Pemerintahan

Bupati, Wabup Dan Wagub Live TVRI Jambi Terkait Persiapan MTQ Ke-50

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Hadiri Rapat Paripurna Ketiga, Tanggapan Bupati Atas Pemandangan Umum Anggota DPRD

Pemerintahan

DPRD Tanjab Barat Meminta Pemkab Kaji Ulang Kontrak PT PetroChina

Pemerintahan

Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Turut Bicara Terkait Batalnya Proyek Multiyears Jalan Sebrang Kota
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!