LIVE TV
Keakraban Bupati Dengan Kapolres Tanjab Barat Beserta Istri Diacara Ulangtahun Fatayat NU dan GP Ansor Buka Bersama dan Berbagi Takjil di Kota Kuala Tungkal Kapolres Tanjab Barat Buka Puasa Bersama Panti Asuhan dan Purnawirawan Polres Tanjab Barat Gencar Razia Petasan Selama Bulan Suci Ramadhan Harga Beras Normal dan Ketersediaan Stok Beras Mencukupi di Kab. Tanjab Barat

Home / Pemerintahan

Selasa, 2 Juli 2024 - 00:59 WIB

Dokter Spesial Hemodialisa RSUD Daud Arif Kuala Tungkal Masih Kosong

LIPUTANTANJAB.COM – Pasca mutasi dokter spesialis Hemodialisa (HD) dari RSUD Daud Arif Kuala Tungkal ke RSUD Surya Khairuddin Merlung, hingga kini RSUD Daud Arif belum mendapatkan penggantinya.

Direktur RSUD Daud Arif, Sahala, sebelumnya sempat berkoar-koar menyatakan bahwa penggantian dokter spesialis ini akan segera diatasi. Namun, kenyataannya hingga kini, tidak hanya dokter spesialis Hemodialisa, tetapi juga spesialis penyakit dalam dan spesialis Pediatri anak belum berhasil ditemukan. Ironisnya, penanganan pasien cuci darah di RSUD Daud Arif terpaksa harus dirujuk ke Jambi.

Komisi II DPRD Tanjab Barat telah melayangkan surat rekomendasi kepada Pemerintah Daerah Tanjab Barat, Direktur RSUD, Dewan Pengawas, dan Manajemen RSUD Daud Arif terkait permasalahan ini.

Salah satu rekomendasi utama dari Komisi II adalah pemerintah daerah harus segera mengevaluasi mutasi ASN dokter spesialis Hemodialisa untuk memastikan bahwa mutasi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan mempertimbangkan sarana serta prasarana yang ada.

Baca Juga  DPRD Tanjab Barat Gelar Parupurna Pertama Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun 2023

Komisi II juga menekankan pentingnya bertanggung jawab atas hilangnya pelayanan cuci darah di RSUD Daud Arif yang hingga kini harus dirujuk ke Jambi.
Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat, saat dikonfirmasi usai paripurna di DPRD, mengakui telah menerima rekomendasi tersebut dari Komisi II.

“Kami telah menyerahkan masalah ini kepada Inspektorat dan pihak Inspektorat yang nantinya akan menyampaikan secara langsung,” ujar Bupati Anwar Sadat pada 1 Juli 2024.

Ketika ditanya mengenai apakah daerah sudah mendapatkan dokter pengganti dan tanggapannya terhadap kinerja dewan pengawas, Bupati Anwar Sadat mengarahkan semuanya kepada Inspektorat. “Semuanya akan ditangani oleh Inspektorat karena mereka yang bertanggung jawab atas pengawasan internal pemerintah. Saya khawatir memberikan jawaban yang salah,” tegas Bupati.

Sementara, Sahala selaku Direktur RSUD Daud Arif yang juga dikonfirmasi usai paripurna, belum bisa memberikan statement karena buru-buru beranjak dengan alasan masih ada kegiatan lainnya. Begitu juga dengan Inspektur Tanjab Barat, Encep Zarkasih, yang hingga berita ini diterbitkan belum bisa dikonfirmasi.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Kunjungi Salah Satu Pasien yan Dirawat di RS KH Daud Arief Kuala Tungkal

Informasi dari lapangan menyebutkan bahwa beberapa hari setelah terjadi mutasi, RSUD Daud Arif berhasil mendapatkan dokter bedah. Namun, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) provinsi sudah berkomitmen untuk tidak menempatkan lagi dokter pengganti di RSUD Daud Arif, sehingga dokter bedah yang baru ditarik kembali ke Jambi.

Situasi ini menunjukkan betapa gentingnya krisis tenaga medis spesialis di RSUD Daud Arif, yang berdampak langsung pada pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Diperlukan solusi segera untuk mengatasi kekurangan tenaga medis ini agar pelayanan kesehatan dapat kembali normal dan optimal. (Red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Lantik 4 Pejabat Struktural Dipemkab Tanjab Barat

Pemerintahan

Mewakili Bupati Tanjab Barat, Sekda Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bungo Dalam Rangka Hut Ke 56

Pemerintahan

Ini Pesan Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Dalam kuliah Umum ““Persaingan Global, Politik dan Fresh Graduate”

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Pimpin Rakor Pemamfaatan Beras Lokal Untuk BPNT

Pemerintahan

Wakil DPRD Tanjab Barat Ucok Mora Hadiri Penutupan MTQ Ke-10 Tingkat Desa Kemuning

Pemerintahan

Evaluasi SAKIP dan RB Kabupaten Tanjab Barat Tahun 2021

Pemerintahan

Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat : Lakukan Silaturahmi Disela Kesibukan

Pemerintahan

Hj. Hesti Haris : Kader PKK Harus Peka dan Peduli Terhadap Kondisi Sosial Masyarakat
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!