LIPUTANTANJAB.COM – Perum BULOG Cabang Kuala Tungkal menegaskan kesiapan penuh dalam menyerap hasil panen gadu periode September–Desember 2025. Langkah ini menjadi bagian dari penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.
Kepala BULOG Cabang Kuala Tungkal, Reny Lelianda, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) langsung dari petani sesuai harga acuan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram. Penyerapan dilaksanakan melalui dua jalur, yakni Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan skema komersial.
“BULOG hadir untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan harga yang wajar. Prinsipnya, kualitas gabah tetap terjaga, sementara petani mendapatkan kepastian pasar,” tegas Reny, Selasa (30/9/2025).
Ia menjelaskan, apabila harga GKP di tingkat petani berada pada atau di bawah Rp6.500/kg, BULOG akan melakukan pembelian untuk stok CBP. Namun, jika harga sudah di atas ketetapan, penyerapan akan dialihkan melalui jalur komersial dengan penyesuaian terhadap mutu gabah dan dinamika pasar.
Hingga akhir September, BULOG Kuala Tungkal telah berhasil menyerap 260 ton GKP dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Capaian ini, menurut Reny, merupakan wujud nyata kolaborasi antara BULOG, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam memperkuat ketersediaan pangan.
“Panen gadu merupakan momentum penting yang harus dijaga bersama. Dengan penyerapan optimal, petani terlindungi, harga tetap stabil, dan cadangan pangan untuk masyarakat semakin terjamin,” imbuhnya.
BULOG Kuala Tungkal menargetkan penyerapan di sentra-sentra padi utama di wilayah Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Seluruh proses dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program ini. (Win)










