•   LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Sosial

Sabtu, 9 Juli 2022 - 19:08 WIB

Begal Payudara, Aktivis Perempuan Turut Angkat Bicara

LIPUTANTANJAB.COM – Maraknya Pelecehan Seksual yang terjadi di Masyakat Kota Kuala Tungkal banyak tokoh peduli perempuan turut buka suara. Sabtu (9/7)

Sempat heboh beberapa hari yang lalu terjadi pembegalan Payudara di Parit Gompong Jalan Srisoedewi Kelurahan Sungai Nibung Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Salah satu Aktivis Peduli Perempuan Siti Maidina Herdiyanti melalui Liputantanjab.com angkat suara, tentunya saya menyesalkan adanya kejadian pelecehan begal payudara yang dialami oleh beberapa perempuan akhir-akhir ini di Kuala Tungkal.

Aktivis Peduli Perempuan Siti Maidina Herdiyanti

“Tindakan tidak terpuji ini seharusnya dapat kita lawan bersama dengan berani bersuara dan selalu berwaspada menjaga diri kita sebagai perempuan khususnya ketika berjalan keluar seorang diri di malam hari”, ucap dina.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Resmikan Gedung Baru dan Peringati Harlah ke-7 BUMDes Bersama Betara

Kita ketahui bersama di Kuala Tungkal belum didukung CCTV di area publik dan jalan-jalan besar/gang-gang sehingga tentunya sulit bagi korban untuk mencari alat bukti apabila ingin melaporkan.

“Selain itu, kita perlu pahami para korban perempuan secara psikologis merasa enggan dan takut. Untuk itu, saya harap pihak kepolisian memiliki rasa tangggung jawab yang tinggi agar tidak berdiam diri dan segera bertindak untuk menelusuri informasi atas adanya tindakan begal payudara ini karena sejumlah perempuan sudah menjadi korban dalam waktu yang berdekatan”, harapnya.

Baca Juga  Kerjasama Kedai Kopi Kuale Dengan Petani Kopi Liberika Betara 

Dina juga mengatakan semoga kita bersama-sama dapat menciptakan ruang aman bagi semua khususnya perempuan guna mengakhiri kasus pelecehan seksual di Kuala Tungkal, ujarnya.

Selain itu Ketua Copper (Communitas Peduli Perempuan) Misna menyampaikan, saya sangat mengencam keras terhadap kejadian tersebut, seharusnya perempuan itu dilindungi bukan malah dibuat ketakutan, bagaimana perempuan mau maju dan berkarya, ucapnya.

Copper (Communitas Peduli Perempuan)

“Dirinya pun menghimbau masyarakat lebih berani terutama para wanita untuk melawan para pelaku pelecehan seksual dan kepekaan di masyarakat sekitar bila melihat kejadian tak menyenangkan itu dan kami bersama anggota komunitas tidak bisa membiarkan ini terjadi untuk kedepannya”, tutupnya. (Van)

Share :

Baca Juga

Sosial

Walau Dengan Keterbatasan Mapala Pamsaka Tetap Saling Berbagi

Sosial

Tingkatkan SDM, Karang Taruna Tanjab Barat Gelar Pelatihan UMKM Berbasis Digital

Sosial

Semut Api West Tanjab Pencak Silat Berbagi Takjil di Kuala Tungkal

Sosial

4 Pilihan Kado Lebaran untuk Buah Hati Tersayang

Sosial

Satgas TNI di Perbatasan Berikan Pengobatan Keliling Gratis

Sosial

Temui Kades, Karang Taruna Desa Pangkal Duri Sampaikan Beberapa Isu Persoalan yang Ada di Lingkungan Desa

Pemerintahan

Aksi Penggalangan Dana Ke Masyarakat, Karang Taruna Desa Pangkal Duri Siap Memeriahkan Peringatan 17 Agustus

Sosial

Bermula Membuat Konten Prank di Pekanbaru Riau Kini Irzan Menjadi Content Creator Sukses
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!