LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Kota Jambi / Muaro Jambi / Tanjab Barat

Minggu, 6 September 2026 - 00:22 WIB

Perkuat Gerakan Petani dan Nelayan, STN Jambi Susun Struktur Baru 

LIPUTANTANJAB.COM – Pimpinan Wilayah Serikat Tani Nelayan (PW STN) Provinsi Jambi terus melakukan konsolidasi organisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan dan advokasi terhadap kepentingan petani serta nelayan di Provinsi Jambi.
Konsolidasi tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi dan koordinasi STN yang digelar Jumat, 5 September 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan penataan organisasi PW STN Jambi, khususnya terkait penyusunan struktur kepengurusan baru yang selanjutnya akan diusulkan kepada Pimpinan Pusat STN.

Selain membahas struktur kepengurusan, pertemuan juga membicarakan penguatan organisasi dan keberadaan sekretariat PW STN Provinsi Jambi.

Keberadaan sekretariat dinilai penting sebagai pusat koordinasi, komunikasi, administrasi sekaligus ruang konsolidasi bagi gerakan STN di berbagai daerah di Provinsi Jambi.

Dalam rapat tersebut kembali disepakati bung Eko Purwanto Ketua PW STN Provinsi Jambi

Eko purwanto bukan nama baru digerakan tani jambi khususnya di STN, ini kembali dia memimpin STN secara bergantian untuk ketiga kalinya.

Bung Eko Purwanto, mengatakan bahwa pembentukan struktur baru dan keberadaan sekretariat diharapkan menjadi pemicu bagi semakin kuatnya gerakan STN di Provinsi Jambi.
“Ini trigger bagi gerakan STN Provinsi Jambi ke depan. Kita harus semakin solid, tidak hanya mengadvokasi petani dan nelayan, tetapi kita juga akan melakukan mitigasi lebih dini persoalan petani dan nelayan,” jelas Eko.

Baca Juga  Polda Jambi Gelar Rilis Akhir Tahun 2024: Kriminalitas di Jambi, dari Narkoba hingga Penyelundupan

Menurutnya, STN ke depan perlu membangun pola gerakan yang tidak hanya bergerak ketika persoalan telah muncul, tetapi mampu mengidentifikasi berbagai potensi persoalan yang dapat dihadapi petani dan nelayan sejak dini.

Langkah tersebut, kata Eko, penting mengingat persoalan yang dihadapi petani dan nelayan semakin kompleks, mulai dari persoalan akses terhadap lahan, konflik agraria, kesejahteraan, produksi, pemasaran hasil pertanian dan perikanan, hingga berbagai kebijakan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat tani dan nelayan.

Karena itu, penguatan organisasi di tingkat wilayah maupun daerah menjadi salah satu kebutuhan penting agar STN dapat menjalankan fungsi advokasi dan pendampingan secara lebih terarah.
“Dengan struktur yang lebih kuat dan sekretariat yang jelas, komunikasi antara nggota dan pengurus akan lebih mudah. Kita ingin STN hadir lebih dekat dengan petani dan nelayan serta mampu merespons setiap persoalan secara cepat dan terukur,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, peserta juga melakukan pembahasan mengenai komposisi kepengurusan PW STN Provinsi Jambi yang akan diajukan kepada Pimpinan Pusat. Penyusunan struktur tersebut diarahkan untuk menempatkan personel yang memiliki komitmen terhadap perjuangan dan kepentingan petani serta nelayan.

Baca Juga  Bupati Anwar sadat Buka Secara Resmi Diklat BST-KLMSKK 30/60 mil Bagi Operator Kapal Tradisional dan Nelayan

Sekretariat PW STN Jambi nantinya diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat administrasi organisasi, tetapi juga menjadi pusat informasi, koordinasi dan pengaduan bagi masyarakat tani dan nelayan yang menghadapi persoalan di lapangan.
Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh elemen STN di Provinsi Jambi. Dengan semakin solidnya organisasi, STN diharapkan dapat memperluas jaringan advokasi dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak dalam rangka memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan.

Eko menegaskan, gerakan STN ke depan harus dibangun secara kolektif dengan mengedepankan kepentingan masyarakat tani dan nelayan.
“Kita ingin gerakan ini tumbuh dari bawah, mendengar langsung persoalan petani dan nelayan, kemudian melakukan pendampingan dan advokasi. Yang paling penting, kita jangan menunggu persoalan menjadi besar. Mitigasi harus dilakukan sejak awal,” pungkasnya.
Pertemuan silaturahmi dan koordinasi tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Sejumlah agenda organisasi lainnya juga menjadi bagian dari pembahasan sebagai persiapan penguatan PW STN Provinsi Jambi ke depan.

Dengan penyusunan struktur kepengurusan baru dan persiapan sekretariat, PW STN Jambi menargetkan organisasi semakin terarah, solid dan responsif dalam mengawal berbagai persoalan yang dihadapi petani dan nelayan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.(**)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Jadi Inspektur di Upacara Hari Santri Nasional

Tanjab Barat

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna, Pengambilan Sumpah Janji PAW Anggota DPRD Sisa Masa Jabatan 2024–2029

Tanjab Barat

Dalam Maulid Nabi di Desa Makmur Jaya Wabup Tanjab Barat, 2023-2024 Tidak Ada Lagi Jalan yang Tidak Bisa di Akses

Tanjab Barat

Wabup Tanjab Barat Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2022 oleh Kemendagri

Tanjab Barat

Wabup Katamso Pimpin Aksi Tanam Pohon Serentak, Wujudkan Kabupaten Lestari dan Ramah Lingkungan

Kota Jambi

AL HARIS: Maksimalkan Potensi Baznas

Tanjab Barat

Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Dumisake Untuk Warga Kerinci

Kota Jambi

Titik Panas Meledak pada Juli, Pantau Gambut: Karhutla Perparah Ketidakadilan Gender
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!