LIPUTANTANJAB.COM – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), PT. Rimba Hutani Mas melaksanakan kegiatan *Sosialisasi Pencegahan Karhutla serta Pemasangan Plang Fire Danger Rating (FDR)* di Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Senin (28/10/2025).

Dokumentasi sosialisasi pencegahan karhutla
Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama antara PT. Rimba Hutani Mas dengan Pemerintah Desa Suban, dan diikuti oleh perangkat desa serta masyarakat setempat.
PT. Rimba Hutani Mas, sebagai perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang beroperasi di Provinsi Jambi, terus menunjukkan komitmennya terhadap pengelolaan hutan produksi secara lestari melalui penerapan prinsip _Sustainable Forest Management_(SFM). Selain berfokus pada produktivitas dan konservasi lingkungan, perusahaan juga aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial dan edukatif, termasuk pelatihan pencegahan karhutla, pembentukan masyarakat peduli api, serta sosialisasi pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
Desa Suban dipilih sebagai lokasi kegiatan sosialisasi karena wilayah ini tergolong rawan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami bahaya dan dampak karhutla, serta mengetahui langkah-langkah pencegahannya.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga ditandai dengan pemasangan plang Fire Danger Rating (FDR) di area Kantor Desa Suban. Plang tersebut berfungsi sebagai media informasi visual bagi masyarakat untuk memantau tingkat bahaya cuaca di wilayah mereka.
Kegiatan ini merupakan upaya perusahaan dalam membangun kesadaran bersama antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak perusahaan dalam menjaga lingkungan.
Pada sosialisasi dan pemasangan plang FDR ini, diharapkan masyarakat bisa lebih waspada dan tanggap terhadap potensi kebakaran. Pencegahan akan jauh lebih efektif jika dilakukan secara bersama-sama.
Kegiatan ini dihadiri oleh anggota RPK PT. Rimba Hutani Mas dan bersama Pemerintah Desa Suban serta masyarakat setempat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, perusahaan mengharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat, serta terjalin komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Tanjung Jabung Barat.










