LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Kota Jambi

Sabtu, 6 November 2021 - 22:06 WIB

Gubernur Al Haris Pemrov Siap Pengembangan Sektor Pertanian

Ia mengatakan dengan pengelolaan yang baik, maka akan menghasilkan buah pinang yang baik, sehingga tidak mudah jamuran.

“Yang terpenting perlakuan pinang agar tidak berjamur, sehingga tujuan negara ekspor kita tidak menolak dan mau menerimanya,” kata Mentan.

Ia  menyebutkan baru pertama kali melihat pengelolaan pinang dengan sederhana dan menghasilkan ekspor yang tinggi seperti yang dilakukan pengusaha Jambi Hasanudin yang mengekspor produknya ke Pakistan.

Mentan berharap efektivitas lahan pertanian tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Mentan, juga Pemerintah Daerah (PEMDA) memfasilitasi hilirisasi produksi nanas, sehingga tidak hanya dijual dalam bentuk buah segar saja, namun juga diproduksi produk olahan nanas.

“Di luar negeri nanas memiliki nilai jual yang cukup tinggi, saya kira ini bisa diekspor menjadi salah satu produk pertanian unggulan di Jambi, namun perlu konsentrasi yang tinggi dari Pemerintah Daerah-nya,” kata Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Baca Juga  Korem 042/Gapu Gelar Sosialisasi Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal

Sementara itu Gubernur Al Haris saat di wawancarai mengukapkan,  dari kunjungan kerja Mentan dari kemarin,  ada beberapa catatan yang kita minta bantu kepada Pemerintah Pusat melalui Mentan,  yaitu,  kita mempunyai beberapa gudang pinang yang siap ekspor,  tetapi kita belum mempunyai laboratorium pangan,  karena ini sangat berpengaruh besar terhadap kesehatan,  sehat ridaknya barang yang kita ekspor,  harus ada leff atau swebnya,  laboratorium ini tadi Insya Allah Pak Menterinya setuju. Kedua tadi kita juga melapor kepada beliau,  bahwa Jambi bisa ekspor dalam satu bulan 12 ribu kontainer, tapi kita bisa memenuhi 6 ribu kontainer,  berarti masih kurang separuhnya, itu kita solusinya pada Mentan,  selain itu Gubernur juga melaporkan bahwa Jambi sudah siap areal lahan untuk di tanam kembali.

Baca Juga  Ketum Gerinda Tanjab Barat Jabat Wakil Ketua DPR Provinsi Jambi

“Tadi saya juga menyaksikan penanda tangganan Fakta Integritas dengan isinya bahwa Pemerintah Provinsi Jambi dengan Kementerian Pertanian RI menyatakan komitmen bersama dalam pengembangan sektor pertanian,  yaitu 1. Pengembangan Gerakan Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (GP-PSR) di Jambi minimal 18.000 hektar pertahun dan pinang seluas100 hektar di tahun 2021. 2.Memaksimalkan penanaman jagung di lokasi eksisting dengan program reguler. 3.Perluasan lahan jagung di lahan sawit pada tahun 2021/2022 seluas 10.000 hektar dengan lahan reguler maksimum. 4.Implementasi integrated farming berbasis jagung 20 hektar di setiap Kabupaten/Kota. Intinya Pemerintah Provinsi Jambi siap pembangunan pemgembagan sektor pertanian.(*)

Share :

Baca Juga

Kota Jambi

Kapolda Jambi Keluarkan Maklumat Terkait Karhutlah

Kota Jambi

PJS Jambi Terbentuk, Ini yang Bakal Dilakukannya

gubernur jambi

Pj Bupati Merangin Dampingi Gubernur Tutup Turnamen Al Haris Cup 2024

Kota Jambi

Diduga Oknum Anggota Kuasai Objek Jaminan Fidusia, Yang Bukan Debitur.

Kota Jambi

Gubernur Jambi Membuka Rapat Koordinasi Percepatan Dana Desa 2021

Kota Jambi

WALHI Jambi Serukan Transisi Energi Berkeadilan di COP 30: Suara Perempuan Jadi Poros Perubahan

Kota Jambi

PERSINAS ASAD Jambi Gelar Rakerprov, Fokus Disiplin dan Program Kerja 2026

Kota Jambi

Aksi Komponen Walhi “Merdeka Tanpa Batu Bara”
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!