LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Senin, 3 Juli 2023 - 16:00 WIB

Bupati Tanjab Barat Terus Berupaya Siapkan SDM Unggul Menuju Generasi Emas Bebas Stunting 2025

LIPUTANTANJAB.COM- Pemkab Tanjab Barat, terus berupaya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing guna menyambut Generasi emas bebas stunting Tahun 2025.

Salah satunya dengan penyerahan bantuan Antropometri SET, Buku KIA, Serta Bantuan Pangan Olahan untuk keperluan medis, dalam program Pencanangan Gerakan Desa Bebas Stunting, yang diserahkan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat bersama SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PetroChina International Jabung Ltd, Senin (03/07/2023).

Acara penyerahan bantuan yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara tersebut, turut dihadiri Sekda Tanjab Barat, Kadis Kesehatan Tanjab Barat, Kadis P3AP2KB Tanjab Barat, Camat Betara, Dencio Renato Boele (Vice Presiden Human Resources & Relations PetroChina International Jabung Ltd), Syafe’i (Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel), dan para warga penerima bantuan.

Baca Juga  Viral di TikTok, Warga Pasang Bendera Amerika Serikat karena Iseng

Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat dalam sambutannya mengatakan pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

“Ada banyak faktor sebagai penentu dan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, salah satunya adalah keadaan gizi seseorang, status gizi berperan penting bagi kualitas sumber daya manusia. status gizi yang baik merupakan investasi berharga bagi suatu bangsa,” jelas Bupati.

Baca Juga  Pembangunan TPS3R Desa Bram Itam Raya Mencapai Target

“Semua ini dilakukan agar seluruh masyarakat bisa menikmati hidup sehat yang pada akhirnya dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati sampaikan bahwa terkait permasalah gizi di Kabupaten Tanjab Barat sudah mengalami penurunan dan menunjukan adanya perbaikan. Hal ini terlihat dari menurunnya prevalensi stunting dari 44 % di tahun 2018 (Riskesdas), menjadi 21, 81 % tahun 2019 (SSGI) menjadi 19,8 % tahun 2021 (SSGI) serta 9,9% ditahun 2022 (SSGI), sedangkan balita wasting dari 13,0 % di tahun 2018 (Riskesdas) menjadi 9,3 % di tahun 2021 (SSGI) dan 2,7 % di tahun 2022.(rls)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Stand Bulog Diserbu Warga di Two Days Coffee 4, Sembako Murah Jadi Incaran

Tanjab Barat

Branding Tanjab Barat di Bidang Ekonomi, Wabup Tanjab Barat Nyatakan Komitmen Fasilitasi Pelaku Usaha

Tanjab Barat

Sekda Tanjab Barat Buka Secara Resmi Pameran dan Kontes Bonsai Nasional Tahun 2023

Tanjab Barat

Gubernur Jambi Bersama Kadis Ketahanan Pangan Serahkan Bantuan Beras untuk Balita Stunting di Merangin

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Ikuti Rapat Paripurna Ke Tiga Terhadap LKPJ TA 2023

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Terima Audiensi KORMI Tanjab Barat

Tanjab Barat

Wabup Tanjab Barat Kembali Menjadi Narasumber Bimtek Manajemen PNS

Tanjab Barat

“Keluarga Pelopor Perubahan Menuju Indonesia Maju”, Bupati Hadiri Hari HKG PKK Ke-49
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!