Pelantikan DPD APPSI Tebo, Riri Dorong Organisasi Jadi Wadah Perjuangan Pedagang

Avatar

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANTANJAB.COM — Ketua Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPW APPSI) Provinsi Jambi, Ari Budhi Pratiwi (Riri), menyampaikan harapan agar kepengurusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) APPSI Kabupaten Tebo masa bakti 2026–2031 dapat menjalankan amanah organisasi secara sungguh-sungguh serta menjadi wadah perjuangan bagi kepentingan dan kesejahteraan pedagang pasar.

Hal tersebut disampaikan Riri dalam acara pelantikan dan pengukuhan DPD APPSI Kabupaten Tebo masa bakti 2026–2031.

Dalam kesempatan tersebut, Riri menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru DPD APPSI Kabupaten Tebo di bawah kepemimpinan Ilham Hakiki. Ia berharap momentum pelantikan tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi menjadi awal penguatan peran APPSI dalam memperjuangkan kepentingan pedagang sekaligus mendorong kemajuan pasar rakyat di Kabupaten Tebo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelantikan ini merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab. Saya berharap seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan integritas, serta benar-benar hadir untuk memperjuangkan kepentingan para pedagang,” ujar Riri.

Menurutnya, pasar tradisional atau pasar rakyat memiliki posisi penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Pasar bukan semata-mata tempat berlangsungnya transaksi jual beli, tetapi juga menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat di tingkat lokal sekaligus ruang sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat.

Karena itu, keberadaan pedagang dan keberlanjutan pasar rakyat perlu menjadi perhatian bersama dalam proses pembangunan daerah.

“Pasar rakyat merupakan salah satu bagian penting dari ekonomi kerakyatan. Di dalamnya terdapat kehidupan dan penghidupan banyak masyarakat. Karena itu, keberadaan pedagang harus mendapatkan perhatian dan perlindungan yang memadai,” katanya.

Riri juga mengingatkan bahwa pedagang pasar menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang, antara lain persaingan dengan pasar modern, perubahan dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, serta tuntutan pembenahan tata kelola dan digitalisasi pasar.

Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, menurutnya, APPSI harus mampu menjadi organisasi yang adaptif, solid dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.

Ia meminta DPD APPSI Kabupaten Tebo memperkuat komunikasi dan konsolidasi internal, sekaligus membangun hubungan yang konstruktif dengan pemerintah daerah, aparat, pengelola pasar dan para pemangku kepentingan lainnya.

“Bangun komunikasi yang baik dan jaga kekompakan. Organisasi harus mampu menjadi ruang komunikasi antara pedagang dengan pemerintah maupun stakeholder terkait,” ujar Riri.

Perkuat Organisasi hingga Tingkat Akar Rumput
Riri juga mendorong DPD APPSI Kabupaten Tebo untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat komisariat.

Menurutnya, penguatan organisasi di tingkat akar rumput penting agar APPSI dapat semakin dekat dengan pedagang serta mampu memahami berbagai persoalan yang mereka hadapi secara langsung.

“APPSI harus hadir sampai ke tingkat akar rumput. Dengan organisasi yang kuat dan dekat dengan pedagang, aspirasi dapat diserap dengan lebih baik dan diperjuangkan melalui mekanisme organisasi,” katanya.

Selain penguatan organisasi, Riri mendorong DPD APPSI Tebo menyusun dan merealisasikan program kerja yang konkret, khususnya di bidang pemberdayaan pedagang, bantuan hukum dan advokasi, akses permodalan dan keuangan, serta penguatan jaringan perdagangan pasar.

Dorong Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tebo
Riri menegaskan bahwa APPSI terbuka untuk membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tebo dalam upaya menata dan mengembangkan pasar rakyat.

Ia berharap DPD APPSI Tebo dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pasar yang lebih maju, tertata, aman dan nyaman tanpa mengabaikan keberadaan serta kepentingan pedagang.

“Saya menitipkan DPD APPSI Kabupaten Tebo kepada Pemerintah Kabupaten Tebo agar dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan dan pengembangan pasar rakyat. Kita ingin pasar di Tebo semakin maju dan perekonomian masyarakat juga semakin menggeliat,” ujar Riri.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pengelola pasar dan organisasi pedagang diperlukan agar berbagai kebijakan terkait pasar dapat berjalan secara baik dan tetap memperhatikan kepentingan pedagang.

Riri juga mengingatkan seluruh pengurus bahwa jabatan organisasi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Jabatan adalah amanah dan sarana pengabdian. Karena itu, mari kita bekerja bersama. Keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh satu atau dua orang, tetapi oleh semangat gotong royong, kekompakan dan kerja keras seluruh pengurus serta anggota,” tegasnya.

Menutup penyampaiannya, Riri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus DPD APPSI Kabupaten Tebo yang telah dilantik.

“Saya atas nama DPW APPSI Provinsi Jambi mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus DPD APPSI Kabupaten Tebo masa bakti 2026–2031. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pedagang, pasar rakyat, serta perekonomian masyarakat Kabupaten Tebo,” tutup Riri.(**)

Berita Terkait

Respons Kabut Asap, PT Rimba Hutani Mas Bagikan Masker kepada Warga di Dua Desa Binaan
Yayasan CAPPA Gelar Talkshow “Malapetaka Jerebu”: Melenyapnya Hak Anak Masyarakat Adat
Sekum LDII Tegaskan Komitmen Pengabdian LDII untuk Bangsa di Jambi
Kalian Punya Jabatan, Kami Punya Massa! Buruh PTPN 4 Tolak Mundur Sebelum Dua Manajer Dicopot! Senin 28 September 2026 1000 Buruh Pastikan PTPN 4 Jambi Lumpuh Total!
WALHI Jambi: BPGMN Jangan Menjadi Pengulangan Kegagalan BRGM Dalam Tata Kelola Gambut dan Impunitas Korporasi
PERSINAS ASAD Jambi Panen 3 Emas di SWARNA DWIPA Championship Palembang
Di Balik Label Energi Terbarukan, LTB Soroti Deforestasi dan Ancaman Ruang Hidup dari Konsesi PT HAN di Jambi
HTN 66 Tahun : Carut Marut FPKM (Plasma) 20% di Jambi, Menguntungkan Rakyat atau Korporasi??
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:30 WIB

DPRD Tanjab Barat H. Muh. Sjafril Simamora Manfaatkan Reses untuk Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 15:51 WIB

Tim Semut Api West Tanjab Raih Juara Umum 3 pada Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup V Jambi 2026

Kamis, 5 November 2026 - 11:37 WIB

DPRD Tanjab Barat H. Muh. Sjafril Simamora Gelar Reses, Tampung Aspirasi Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 22:55 WIB

KPHP Tanjab Barat Sambut Kunjungan Gubernur dan Bupati, Perkuat Sinergi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Rabu, 4 November 2026 - 18:40 WIB

Kunjungi De’ Jangek Jambi, TP PKK dan Lurah Suka Karya Beri Apresiasi kepada Pakde Widodo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:34 WIB

AOPGI dan ALTI Tanjab Barat Latihan Bersama, Siapkan Penggiat Olahraga Hadapi FORPROV KORMI Jambi 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Penanganan dan Dampak Kesehatan Jadi Perhatian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Karang Taruna Sarolangun Kepung PT SLUM, 11 Tuntutan Bongkar Dugaan Masalah

Berita Terbaru