MAPALA PAMSAKA UINKA Wujudkan Program Adopsi Mangrove, Ratusan Bibit Ditanam di Pesisir Sungai Pengabuan

Avatar

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANTANJAB.COM – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026, Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) PAMSAKA Universitas Islam An-Nahdah Kuala Tungkal (UINKA) menggelar Gerakan Penanaman Mangrove di kawasan Pesisir Sungai Pengabuan, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Minggu (26/7/2026).

Mengusung tema “Hijaukan Pesisir, Selamatkan Masa Depan”, kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta yang bersama-sama menanam ratusan bibit mangrove. Bibit yang ditanam merupakan hasil donasi melalui Program Adopsi Mangrove yang sebelumnya dibuka kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pelaksana, M. Rizqi Al Fauzan, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam mencegah abrasi dan menjaga keseimbangan alam.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak hanya peduli, tetapi juga ikut terlibat dalam aksi nyata. Setiap bibit mangrove yang ditanam hari ini menjadi investasi bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.

Rizqi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bank Jambi selaku sponsor utama, seluruh sponsor, media partner, mitra organisasi, para donatur, relawan, dan seluruh peserta yang telah berkontribusi. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum MAPALA PAMSAKA, Maya Silfani, menegaskan bahwa peringatan Hari Mangrove Sedunia tidak cukup hanya diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan.

Menurutnya, mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, penyerap karbon, penjaga kualitas perairan, serta habitat bagi berbagai jenis biota.

“Menjaga mangrove berarti menjaga kehidupan. Harapan kami, semakin banyak masyarakat yang ikut menanam dan merawat mangrove agar kelestarian pesisir tetap terjaga,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Pembina MAPALA PAMSAKA, Dr. Nurul Hidayah Tumadi, Lc., M.A. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menggerakkan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

“Kami berharap gerakan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya bersama dalam menjaga lingkungan, sehingga kawasan pesisir Sungai Pengabuan tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Bank Jambi sebagai sponsor utama, sejumlah sponsor, Real chicken, Gamsol, Kopi bir, Es pisang ijo, media partner, serta mitra organisasi, yakni Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Asosiasi Olahraga Pendaki Gunung Indonesia (AOPGI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dan Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat serta Sispala Bumipala.

Selain penanaman mangrove, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pelestarian hutan mangrove sebagai benteng alami pesisir yang mampu mengurangi abrasi, menyerap emisi karbon, menjaga kualitas perairan, serta mendukung keberlangsungan ekosistem pesisir.

Mengusung slogan “Satu Bibit Mangrove, Sejuta Manfaat”, MAPALA PAMSAKA berharap gerakan ini menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam melestarikan pesisir Sungai Pengabuan.

Penulis : Cecep Sulaiman
Editor : Windi V.

Berita Terkait

Musyawarah Besar Mapala Pamsaka ke XIII Tetapkan Betaria Kriswanda Sebagai Ketua Umum Periode 2026/2027
Bupati Anwar Sadat Tutup OPD Cup II 2026, Setda-Diskan FC Raih Juara Pertama
Bupati Anwar Sadat Terima Audiensi Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi, Perkuat Sinergi Pendidikan
Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Ringkus Pengedar Sabu di Kampung Nelayan, Pelaku Sempat Melawan
Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal
KUKERTA IAI An-Nadwah Kuala Tungkal Posko 04 Gelar Pelatihan Pengurusan Jenazah di Desa Tanjung Pasir
Kapolres Tanjab barat dan Forkopimda Siap dukung ketahanan pangan Nasional serta mengikuti Zoom Penanaman Jagung Kuartal IV yang Dipimpin Wapres RI
“WASPADAI REVISI RTRW: JALAN PINTAS LEGALKAN PELANGGARAN?” Oleh: Ir. Martayadi Tajuddin, MM
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:34 WIB

AOPGI dan ALTI Tanjab Barat Latihan Bersama, Siapkan Penggiat Olahraga Hadapi FORPROV KORMI Jambi 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Penanganan dan Dampak Kesehatan Jadi Perhatian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Karang Taruna Sarolangun Kepung PT SLUM, 11 Tuntutan Bongkar Dugaan Masalah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Karang Taruna Soroti Segudang Masalah PT SLUM: Kematian Pekerja, HGU, hingga Pasokan Sawit dari Kawasan Hutan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Optimalkan Fungsi Kantor, GAPERKASINDO Jambi Benahi Gedung Dua Lantai

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kasus Ikhwan Belum Tuntas, OJK Turun Memfasilitasi, Ombudsman Segera Bahas Laporan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Praktik Kotor Leasing ACC di Bungo, Korban Minta Polisi Turun Tangan: Ini Kronologinya?

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Betaria Kriswanda Pimpin MAPALA PAMSAKA UINKA Periode 2026/2027 Resmi Dilantik, Pengurus MAPALA

Berita Terbaru