•   LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Dari Edukasi ke Aksi, MAPALA PAMSAKA Tanam Mangrove di Kawasan Abrasi Senyerang

LIPUTANTANJAB.COM — Rangkaian Ekspedisi Angkatan XIII MAPALA PAMSAKA dengan tema “Menelusuri Krisis Abrasi Sungai Pengabuan dan Degradasi Mangrove di Tanjung Jabung Barat” memasuki tahap pembukaan kegiatan dan sosialisasi di Desa Senyerang, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Lurah Desa Senyerang tersebut dihadiri jajaran RT, Karang Taruna, serta masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan sosialisasi dimulai.

Dokumentasi kegiatan di Aula Kantor Lurah Senyerang

Sosialisasi sekaligus aksi lapangan tersebut dilaksanakan langsung oleh anggota muda MAPALA PAMSAKA yang bertugas sebagai tim lapangan, yakni Kurniadisyah, Muhammad Hilbram Syaddam, Nazla Fauzan, Muhammad Hidayat, Nabila Anzaly Putri, dan Nur Jannah.

Dari enam anggota tersebut, empat di antaranya berasal dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), yakni Kurniadisyah, Muhammad Hilbram Syaddam, Nazla Fauzan, dan Nur Jannah. Sementara Muhammad Hidayat dan Nabila Anzaly Putri berasal dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Ketua Pelaksana Ekspedisi Angkatan XIII, Nabila Anzally Putri, mengatakan sosialisasi menjadi langkah awal sebelum tim bersama masyarakat melakukan aksi penanaman mangrove di kawasan yang terdampak abrasi.

Baca Juga  DPRD Tanjab Barat Adakan Rapat Ranperda 

Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman mengenai ancaman abrasi sekaligus pentingnya keberadaan ekosistem mangrove bagi kawasan pesisir.

“Sosialisasi ini kami harapkan bisa membuka pemahaman warga tentang bahaya abrasi dan manfaat mangrove sebagai pelindung alami bibir sungai,” ujar Nabila.

Ia menjelaskan, setelah kegiatan sosialisasi, tim bersama masyarakat langsung menuju titik yang telah ditentukan untuk melakukan penanaman bibit mangrove.

“Setelah ini kita akan langsung turun bersama untuk melakukan penanaman di titik yang sudah kita tentukan,” tambahnya.

Dalam sosialisasi tersebut, materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat. Pembahasan meliputi penyebab terjadinya abrasi, dampaknya terhadap pemukiman dan lahan masyarakat, serta pentingnya menjaga kawasan pesisir.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai fungsi mangrove sebagai salah satu vegetasi alami yang dapat membantu melindungi garis pantai dan mengurangi dampak pengikisan tanah.

Baca Juga  Berikut Daftar Pejabat Struktural Eselon III dan IV Pemkab Tanjab Barat Yang Dilantik Hari Ini

Sejumlah warga terlihat aktif mengikuti diskusi. Beberapa pertanyaan disampaikan terkait kondisi abrasi yang selama ini terjadi di sekitar lingkungan mereka.

Diskusi berlangsung interaktif hingga kegiatan sosialisasi selesai, Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas dukungan terhadap pelaksanaan ekspedisi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyematan simbolis serta pemberian piagam penghargaan kepada pihak Kelurahan Desa Senyerang dan Karang Taruna.

Usai sosialisasi, anggota muda MAPALA PAMSAKA bersama masyarakat kemudian bergerak menuju titik abrasi untuk melaksanakan penanaman bibit mangrove.

Penanaman dilakukan secara gotong royong. Sejumlah RT dan anggota Karang Taruna turut turun langsung membantu proses penanaman bersama para peserta ekspedisi.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk aksi nyata MAPALA PAMSAKA dalam merespons persoalan lingkungan di kawasan Sungai Pengabuan, khususnya ancaman abrasi dan degradasi mangrove.

Melalui kegiatan ini, MAPALA PAMSAKA berharap kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan ekspedisi semata, tetapi dapat terus berlanjut dalam upaya menjaga dan memulihkan kawasan pesisir di Desa Senyerang.(Csl)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri HUT Bank Jambi di Cabang Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Para Ulama

Tanjab Barat

Turnamen Futsal BRI Cup Berujung Ricuh, Wasit dan Pemain Menjadi Korban

Tanjab Barat

Fraksi DPRD Tanjab Barat Sampaikan Catatan atas LKPJ Bupati Tahun 2025

Tanjab Barat

Pelantikan Pincab IPNU dan IPPNU Bupati Tanjab Barat, Pengkaderan juga bisa diambil dari SMA dan SMEA

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Gelar Audiensi dengan Calon Investor untuk Kembangkan Energi Hijau dari Sampah dan Matahari

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Berikan Kemudahan Bagi Para Pelaku Usaha UMKM

Tanjab Barat

Empat Kecamatan Di Tanjab Barat Akan Dilakukan Pemadaman Sementara
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!