LIPUTANTANJAB.COM – Calon anggota baru Mahasiswa Pecinta Alam (MapalaLIPUTANTANJAB.COM) Pamsaka Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal (UINKA) mengikuti pembekalan materi Navigasi dan Search and Rescue (SAR), Minggu (8/11/2026), bertempat di Kampus UINKA.
Pembekalan yang disampaikan oleh Cecep Sulaiman tersebut merupakan bagian dari rangkaian pendidikan dan tahapan wajib bagi calon anggota baru Mapala Pamsaka sebelum memasuki jenjang Anggota Muda.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pengetahuan mengenai dasar-dasar navigasi darat, orientasi medan, pemahaman arah mata angin, pembacaan peta, serta pengenalan berbagai alat navigasi yang umum digunakan dalam kegiatan kepecintaalaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu materi yang diperkenalkan adalah penggunaan kompas sebagai alat bantu untuk menentukan arah azimuth dan back azimuth , serta peta sebagai media untuk mengenali kondisi geografis, membaca simbol-simbol medan, dan memperkirakan posisi maupun jalur perjalanan.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan bagian-bagian kompas, cara menggunakan kompas dalam menentukan arah perjalanan, serta pentingnya mengombinasikan informasi pada peta dengan kondisi medan yang dijumpai secara langsung di lapangan.

Tidak hanya materi navigasi, pembekalan juga mencakup pengetahuan dasar Search and Rescue (SAR), mulai dari pengenalan konsep pencarian dan pertolongan, prinsip keselamatan, koordinasi tim, hingga pentingnya kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di alam terbuka.
Tidak sebatas menerima materi secara teori, calon anggota baru juga mengikuti sesi praktik untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah diberikan. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan mampu memahami penggunaan alat navigasi serta memperoleh pengalaman dasar dalam penerapan navigasi dan SAR.
Cecep Sulaiman menyampaikan bahwa navigasi dan SAR merupakan pengetahuan dasar yang wajib dipahami setiap anggota pecinta alam, karena berkaitan langsung dengan kemampuan teknis dan keselamatan ketika berkegiatan di alam terbuka.
“Materi navigasi dan SAR merupakan pengetahuan dasar yang penting dimiliki setiap anggota pecinta alam. Tidak hanya memahami arah dan medan, tetapi juga mengenal serta mampu menggunakan alat navigasi seperti kompas dan peta. Selain itu, anggota juga harus memiliki kesadaran terhadap keselamatan, kedisiplinan, kerja sama tim, serta tanggung jawab ketika berada di alam terbuka,” ujar Cecep Sulaiman.
Menurutnya, kemampuan navigasi tidak hanya sebatas mengetahui arah perjalanan, tetapi juga bagaimana seseorang mampu membaca situasi dan mengenali kondisi medan sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat. Begitu pula dengan pengetahuan SAR yang membutuhkan kesiapan, ketelitian, koordinasi, dan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi kondisi darurat.
Ia berharap, melalui pembekalan tersebut, para calon anggota baru dapat memahami materi dengan baik dan menjadikannya sebagai bekal untuk mengikuti tahapan pendidikan selanjutnya.
Pembekalan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan pengetahuan, keterampilan dasar, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab calon anggota baru Mapala Pamsaka.
Selanjutnya, para calon anggota baru dipersiapkan untuk mengikuti tahapan pendidikan Anggota Muda Mapala Pamsaka yang direncanakan akan diagendakan pada tahun 2027.
Melalui pendidikan dan pembekalan secara bertahap, Mapala Pamsaka berupaya membentuk anggota yang memiliki pengetahuan, keterampilan, mentalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan aktivitas kepecintaalaman dengan tetap mengutamakan keselamatan dan nilai-nilai organisasi.
Penulis : Cecep Sulaiman
Editor : Windi Vanholand






