Fenomena Tambang Emas Tanpa Izin di Tebo

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANTANJAB.COM – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, telah memasuki fase darurat ekologis yang tidak bisa lagi ditoleransi. Temuan terbaru WALHI Jambi, yang dihimpun langsung dari masyarakat tapak, menunjukkan adanya mobilisasi alat berat secara masif yang beroperasi tanpa kendali, khususnya di Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay.

Sedikitnya 300 unit alat berakit saat ini dilaporkan aktif beraktifitas di wilayah tersebut, menandai eskalasi serius dari praktik tambang ilegal yang dibiarkan berlangsung.

Berdasarkan pemantauan lapangan dan analisis spasial WALHI Jambi, aktivitas ekstraktif ilegal berskala besar ini telah menghancurkan sedikitnya 12.202 hektar kawasan hutan. Kawasan ini adalah ruang hidup masyarakat sekaligus penyangga ekosistem penting di Kabupaten Tebo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehancuran tutupan hutan ini beriringan dengan pencemaran berat pada sumber-sumber air dan aliran sungai, yang selama ini menjadi tumpuan utama kehidupan domestik masyarakat. Situasi ini menunjukkan bahwa PETI bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga secara langsung mengancam keberlanjutan hidup rakyat.

Apa yang terjadi di Desa Teluk Langkap bukan lagi sekadar pelanggaran hukum, melainkan bentuk kejahatan lingkungan yang terstruktur dan sistematis. Hutan dihancurkan secara masif, sungai diracuni tanpa kendali, dan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat dirampas demi kepentingan segelintir pemodal dan jaringan mafia tambang ilegal.

Direktur Eksekutif Daerah WALHI Jambi, Oscar Anugrah, menegaskan bahwa pola penegakan hukum di Provinsi Jambi selama ini menunjukkan wajah yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Aparat penegak hukum cenderung hanya menyasar pekerja lapangan, sementara para cukong, aktor intelektual, pemilik modal, hingga jaringan pemasok alat berat dan bahan bakar justru dibiarkan bebas tanpa tersentuh hukum. WALHI Jambi mendesak Kepolisian, mulai dari tingkat Polres hingga Polda Jambi, untuk segera mengambil langkah tegas, menyeluruh, dan tidak tebang pilih dalam memberantas PETI. Penegakan hukum harus diarahkan pada aktor-aktor utama yang selama ini menikmati keuntungan dari kehancuran ekologis di Tebo.

Hutan dan sungai di Jambi adalah penopang kehidupan dan warisan bagi generasi mendatang, bukan wilayah jarahan bagi oligarki lokal dan mafia tambang ilegal. WALHI Jambi bersama masyarakat sipil akan terus mengawal kasus ini, memastikan bahwa keadilan ekologis ditegakkan, dan negara hadir untuk melindungi rakyat serta lingkungan hidup dari praktik perusakan yang sistemat is.(**)

Berita Terkait

DPC PKB Muaro Jambi Bangun Tradisi Intelektual Lewat Diskusi Sosialisme Islam
DPRD Tanjab Barat H. Muh. Sjafril Simamora Manfaatkan Reses untuk Pererat Hubungan dengan Masyarakat
Tim Semut Api West Tanjab Raih Juara Umum 3 pada Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup V Jambi 2026
DPRD Tanjab Barat H. Muh. Sjafril Simamora Gelar Reses, Tampung Aspirasi Masyarakat
KPHP Tanjab Barat Sambut Kunjungan Gubernur dan Bupati, Perkuat Sinergi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Kunjungi De’ Jangek Jambi, TP PKK dan Lurah Suka Karya Beri Apresiasi kepada Pakde Widodo
UINKA Serahkan 14 Mahasiswa KKN di Desa Kempas Jaya, Siap Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat
AOPGI dan ALTI Tanjab Barat Latihan Bersama, Siapkan Penggiat Olahraga Hadapi FORPROV KORMI Jambi 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:30 WIB

DPRD Tanjab Barat H. Muh. Sjafril Simamora Manfaatkan Reses untuk Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 15:51 WIB

Tim Semut Api West Tanjab Raih Juara Umum 3 pada Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup V Jambi 2026

Kamis, 5 November 2026 - 11:37 WIB

DPRD Tanjab Barat H. Muh. Sjafril Simamora Gelar Reses, Tampung Aspirasi Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 22:55 WIB

KPHP Tanjab Barat Sambut Kunjungan Gubernur dan Bupati, Perkuat Sinergi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Selasa, 3 November 2026 - 17:35 WIB

UINKA Serahkan 14 Mahasiswa KKN di Desa Kempas Jaya, Siap Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:34 WIB

AOPGI dan ALTI Tanjab Barat Latihan Bersama, Siapkan Penggiat Olahraga Hadapi FORPROV KORMI Jambi 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Penanganan dan Dampak Kesehatan Jadi Perhatian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Karang Taruna Sarolangun Kepung PT SLUM, 11 Tuntutan Bongkar Dugaan Masalah

Berita Terbaru