LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Ekonomi

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 20:22 WIB

Petani Menjerit, Harga Pinang Tak Kunjung Naik

LIPUTANTANJAB.COM – Ratapan Petani Pinang tampaknya semakin mendalam, sebab harga Buah Pinang yang tak kunjung naik hingga saat ini khususnya di Kelurahan Betara Kiri, Kecamatan Kuala Betara.

Hal itu dikatakan oleh salah seorang petani pinang, Sudin (50) turut khawatir karena tidak ada kenaikan harga jual pinang per-kilogram nya, terhitung sejak pada bulan Juni tahun 2022, sampai dengan sekarang. Sabtu,27/08/22

“Harga pinang turun berkejut, dari yang harga Rp 9.000/kilonya terakhir pada bulan Mei. Tetapi sejak masuk bulan puasa sampai sekarang tidak ada kenaikan harga lagi, malah semakin turun harganya”, tuturnya.

Baca Juga  Harga Buah Pinang Anjlok, Ketua Umum Ikami Sulsel Tanjab Barat Angkat Bicara

Sudin menyebutkan, harga pinang sekarang hanya kisaran 4.500/kilogram, untuk proses yang cepat. Sementara jika pinang tersebut dijemur terdahulu, mencapai kisaran 6.000/kilogram.

“Kebanyakan disini, pinang nya dikupas langsung jual, harga kisaran 4.500/kilogram, tetapi ada juga beberapa petani yang sistemnya dibelah lalu dicungkil”, tuturnya.

Keresahan tersebut juga berdampak kepada buruh upah pinang Siah (35), menyebutkan bahwa sebelum harga pinang turun anjlok dibawah 5000/kilogramnya, buruh upah pengupas pinang mencapai 2000/kilonya.

“Kalau sekarang kami mengambil upah ngupas pinang, sekitar Rp, 1300 – 1600/kilogramnya, dulu waktu harga pinang masih sampai diatas Rp 10.000/kilogramnya, upah kami pengupas bisa mencapai Rp 2.000 perkilogramnya,” tuturnya.

Baca Juga  Pendapatan PDRB 2021 Provinsi Jambi Naik Hingga 3,66%

Sementara itu, turut disampaikan oleh penampung pinang Kelurahan Betara Kiri Ridwan, mengatakan harga pinang setelah dikupas seharga Rp 4.500/kilogram. Sementara jika pinang pengelolaannya dengan cara dibelah dijemur lalu dicungkil, yang kering bisa kisaran Rp 7.000 sampai Rp 8.000/kilogram.

“Pinang yang masih basah cuman Rp 4.500/kilonya, tapi kalau pinang kelotok bisa sampai Rp 8.000/kilonya,” bebernya. (Wis)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bupati Dan Ketua TP PKK Tanjab Barat Ajak Semua Kalangan Lestarikan Batik Khas Daerah

Ekonomi

Bupati Tanjab Barat Ikuti Kegiatan Panen Raya Kebun Laos Didesa Muntialo

Ekonomi

Bupati Tanjab Hadiri Pelepasan Ekspor Perdana Pinang Ke Jeddah Saudi Arabia.

Ekonomi

Pemkab Tanjab Barat Sidak Harga Sembako menjelang Hari Raya Idul Adha

Ekonomi

Kesal,Masyarakat Terentang Gruduk Mapolsek, Gas Elpigi Hilang Dari Peredaran Ada Apa Ya?

Ekonomi

Ketua TP-PKK Tanjab Barat Kunjungi Pusat Oleh-Oleh Khas Tanjung Jabung Barat Penilaian Bazar MTQ

Ekonomi

Bupati Tanjab barat Pimpin Rapat Tindak Lanjut Terkait Pembangunan Jembatan Sungai Nibung

Ekonomi

Bupati Tanjab Barat Kunjungi Warga Tidak Cukup Gizi di RSUD Daud Arif Kuala tungkal
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!