Petani Menjerit, Harga Pinang Tak Kunjung Naik

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANTANJAB.COM – Ratapan Petani Pinang tampaknya semakin mendalam, sebab harga Buah Pinang yang tak kunjung naik hingga saat ini khususnya di Kelurahan Betara Kiri, Kecamatan Kuala Betara.

Hal itu dikatakan oleh salah seorang petani pinang, Sudin (50) turut khawatir karena tidak ada kenaikan harga jual pinang per-kilogram nya, terhitung sejak pada bulan Juni tahun 2022, sampai dengan sekarang. Sabtu,27/08/22

“Harga pinang turun berkejut, dari yang harga Rp 9.000/kilonya terakhir pada bulan Mei. Tetapi sejak masuk bulan puasa sampai sekarang tidak ada kenaikan harga lagi, malah semakin turun harganya”, tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudin menyebutkan, harga pinang sekarang hanya kisaran 4.500/kilogram, untuk proses yang cepat. Sementara jika pinang tersebut dijemur terdahulu, mencapai kisaran 6.000/kilogram.

“Kebanyakan disini, pinang nya dikupas langsung jual, harga kisaran 4.500/kilogram, tetapi ada juga beberapa petani yang sistemnya dibelah lalu dicungkil”, tuturnya.

Keresahan tersebut juga berdampak kepada buruh upah pinang Siah (35), menyebutkan bahwa sebelum harga pinang turun anjlok dibawah 5000/kilogramnya, buruh upah pengupas pinang mencapai 2000/kilonya.

“Kalau sekarang kami mengambil upah ngupas pinang, sekitar Rp, 1300 – 1600/kilogramnya, dulu waktu harga pinang masih sampai diatas Rp 10.000/kilogramnya, upah kami pengupas bisa mencapai Rp 2.000 perkilogramnya,” tuturnya.

Sementara itu, turut disampaikan oleh penampung pinang Kelurahan Betara Kiri Ridwan, mengatakan harga pinang setelah dikupas seharga Rp 4.500/kilogram. Sementara jika pinang pengelolaannya dengan cara dibelah dijemur lalu dicungkil, yang kering bisa kisaran Rp 7.000 sampai Rp 8.000/kilogram.

“Pinang yang masih basah cuman Rp 4.500/kilonya, tapi kalau pinang kelotok bisa sampai Rp 8.000/kilonya,” bebernya. (Wis)

Berita Terkait

Bulog Kuala Tungkal Siap Maksimalkan Penyerapan Gabah Sesuai Penugasan Pemerintah
4.013 Ton GKP Telah Diserap Bulog Kuala Tungkal, Komitmen Jalankan Penugasan Sesuai Instruksi Pemerintah  
Beras SPHP Masih Jadi Idola Masyarakat Jambi, Bulog Kanwil Jambi Sukses Redam Kenaikan Harga
Tawuran Gara-Gara Senjata Mainan, Berujung di  Amankan Polisi
Mengenal Sosok Wisjie Videografer dan Fotografer asal Kalimantan Selatan
Harga Beras Normal dan Ketersediaan Stok Beras Mencukupi di Kab. Tanjab Barat
Tanggapan Ketua YLKI Tanjab Barat terhadap Fenomena Kelangkaan LPG 3 Kg di Tanjab Barat
Kesal,Masyarakat Terentang Gruduk Mapolsek, Gas Elpigi Hilang Dari Peredaran Ada Apa Ya?
Berita ini 425 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:30 WIB

DPRD Tanjab Barat H. Muh. Sjafril Simamora Manfaatkan Reses untuk Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 15:51 WIB

Tim Semut Api West Tanjab Raih Juara Umum 3 pada Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup V Jambi 2026

Kamis, 5 November 2026 - 11:37 WIB

DPRD Tanjab Barat H. Muh. Sjafril Simamora Gelar Reses, Tampung Aspirasi Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 22:55 WIB

KPHP Tanjab Barat Sambut Kunjungan Gubernur dan Bupati, Perkuat Sinergi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Rabu, 4 November 2026 - 18:40 WIB

Kunjungi De’ Jangek Jambi, TP PKK dan Lurah Suka Karya Beri Apresiasi kepada Pakde Widodo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:34 WIB

AOPGI dan ALTI Tanjab Barat Latihan Bersama, Siapkan Penggiat Olahraga Hadapi FORPROV KORMI Jambi 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Penanganan dan Dampak Kesehatan Jadi Perhatian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Karang Taruna Sarolangun Kepung PT SLUM, 11 Tuntutan Bongkar Dugaan Masalah

Berita Terbaru