LIVE TV
2 Mucikari Via Michat di Tungkal Ditangkap Polisi HaraPAN Nova DPRD Tanjab Barat Pada MTQ Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi IPDA Widiharto Terima Penghargaan Luar Biasa Dari Kapolres Tanjab Barat Sebagai Bentuk Fungsi Pengawasan, Nova DPRD Fraksi-PAN Tinjau Jalan Desa Purwodadi dan Dataran Kempas  Alharis Resmikan Rumah Kebangsaan Siginjai

Home / Ekonomi

Senin, 7 Maret 2022 - 16:28 WIB

Pendapatan PDRB 2021 Provinsi Jambi Naik Hingga 3,66%

Liputantanjab.com – Sepanjang tahun 2021 pemerintah provinsi (Pemprov) Jambi berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi dengan raihan yang diukur dari pemasukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp233,73 triliun.

Angka ini menunjukkan ekonomi provinsi Jambi tumbuh sekitar 3,66% secara c to c jika dibandingkan dengan perolehan sepanjang tahun 2020 sebesar Rp206,85 triliun.

Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Jambi, Kusriatmi mengatakan, pertumbuhan tersebut masih didominasi oleh sektor usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi sebesar 31,56%.

Kemudian disusul sektor pertambangan dan penggalian sebesar 14,09%. lalu, sektor perdagangan besar-eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 12,58% dan industri pengolahan sebesar 10,25%.

Baca Juga  Pos Basarnas Bungo Menerima Kunjungan dari Senkom Mitra Polri

“Peranan sektor-sektor itu hampir mencapai 70%. Namun sebenarnya yang mengalami pertumbuhan signifikan secara c to c itu ada pada sektor jasa kesehatan yang naik sekitar 14,33%,” kata Kusriatmi beberapa waktu lalu.

Menurut Kusriatmi, meskipun pemasukan PDRB provinsi Jambi mengalami pertumbuhan namun semua komponen pengeluaran juga mengalami kenaikan. Seperti halnya komponen ekspor barang dan jasa yang mencapai 65,84% atau setara Rp105,35 triliun, namun terkoreksi oleh komponen impor barang dan jasa sebesar 41,35% atau sekitar Rp67,54 triliun.

Kemudian ditambah pengeluaran konsumsi rumah tangga (PK-RT) sebesar 44,02 % atau Rp67,20 triliun, diikuti komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 21,89% atau Rp35 triliun , lalu pengeluaran konsumsi pemerintah (PK-P) sebesar 7,86% atau Rp10,98 triliun dan pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (PK-LNPRT) serta perubahan inventori masing-masing sebesar 1,17% atau Rp1,81 triliun dan 0,57% sekitar Rp855,2 miliar.

Baca Juga  Syufrayogi DPRD Tanjab Barat Dorong Usulan Penambahan Kuota BBM

“Meski demikian raihan tersebut jika dilihat dari distribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera, Jambi berada di peringkat ke tujuh dengan share sebesar 6,35% dan posisi pertama masih diduduki oleh provinsi lumbung energi yakni Sumatera Utara sebesar 23,37%,” jelas Kusriatmi. (*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Mewakili Bupati, Sekda Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Asosiasi Desa Kreatif Indonesia

Ekonomi

Pemkab Tanjab Timur Jalin Kerjasama dengan PT. WKS Terkait Penyediaan Cocofed dan Sekam

Ekonomi

Pengembangan Wilayah Dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Ekonomi

Ketua TP PKK Tanjab Barat Lakukan Kunjungan Panen P2L Kelompok Tani Husnul Khotimah

Ekonomi

Bupati Tanjab barat Pimpin Rapat Tindak Lanjut Terkait Pembangunan Jembatan Sungai Nibung

Ekonomi

Wabup Tanjab Barat Hadiri Puncak Festival Candi Muara Jambi XVI Tahun 2021

Ekonomi

Wisata Cafe Alas Menjadi Potensi Besar Wisatawan Ke Desa Delima

Ekonomi

Pencegahan Dan Pengawasan Kekayaan Intelektual
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!