LIVE TV
Kapolres Tanjab Barat Tinjau Penyaluran Bantuan Sosial BLT Subsidi BBM, Bantuan Sosial Sembako dan PKH di Kantor Pos Kuala Tungkal Polres Tanjab Barat Press Release Ungkap Kasus Narkoba Selama Tahun 2022 Belasan Ruko Hingga Rumah di Kawasan WFC Habis Terbakar WhatsApp, Hari Ini Pengguna Keluhkan WA Error Breaking News : Terjadi 3 Kali Musibah Kebaran di Kota Kuala Tungkal

Home / Mapala

Selasa, 19 Oktober 2021 - 15:50 WIB

Jaga Kelestarian Kuala Tungkal, Mapala Pamsaka Tanam 300 Bibit Mangrove

Liputantanjab.com – Rangkaian kegiatan HUT VIII Mapala Pamsaka STAI An-Nadwah Kuala Tungkal, dengan mengangkat tema besar Peran Manusia Menjaga Bumi dan Kelestarian Ekosistem, terbagi menjadi dua macam kegiatan.

Jika pada hari pertama Sabtu (16/10/2021) adalah webinar, maka pada hari kedua atau Minggu (17/10/2021) dilanjutkan dengan menggelar  kegiatan Pembibitan dan Penanaman Mangrove di Parit 9 Pangkal Babu, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjabbar.

Kegiatan  Pembibitan dan Penanaman Mangrove  diikuti oleh  Gita Buana Club (GBC), Mapala Sutha, Mapala Dimitri, Sispala BumiPala, Sanggar Alam Delima (SAD), Senkom Tuntas Adventure Commonity (TAC), Appela Cantigi, Relawan Mangrove, Konsorsium Perbaruan Agraria (KPA), serta diliput media online LUGAS dan Liputan Tanjab.

Dalam kegiatan ini Senkom Rescue dipimpin oleh Sekretaris Kabupaten Tanjab Barat Fadkhu Rohmad dan dibantu 6 anggota Senkom turut serta membantu penanaman bibit mangrove yang juga populer sebagai kayu api-api sebanyak  300 batang.

Baca Juga  Rapat Penanganan Covid-19 di Tanjab Barat dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi

Mangrove menjadi perhatian penting bagi Mapala Pamsaka STAI An-Nadwah karena selain potensinya sebagai obyek wisata, namun juga adanya ancaman abrasi wilayah pantai jika tidak ada yang menjaganya dengan penanaman mangrove.

Pembibitan dan Penanaman Mangrove oleh Mapala Pamsaka ini dilakukan sebagai jawaban atas tantangan dan ancaman kerusakan lingkungan, serta membuktikan bahwa mahasiswa mampu menyelesaikan isu-isu yang menjadi persoalan di masyarakat luas.

Sebelum berangkat ke lokasi pembibitan dan penanaman mangrove, terlebih dahulu pembina Mapala Pamsaka Muhammad S.Pd.I., M.Pd. memberikan arahan kepada para mahasiswa dan mahasiswi untuk bisa menjaga diri di lokasi penanaman.

Baca Juga  Satukan Perbedaan, Mapala Pamsaka Gelar Diskusi Mufakat Pemuda Tanjab Barat

Tidak boleh berlebihan terlalu aktif karena air laut  sangat kuat ombaknya,” pesan Muhammad.

Supono, salah seorang aktifis lingkungan Mapala Pamsaka mengungkapkan, penanaman bibit mangrove akan dilakukan secara bertahap. Pengalaman sebelumnya, karena bibit yang terlalu kecil sehingga mengalami kerusakan dan mati akibat hempasan ombak yang cukup besar.

“Mungkin nanti ketika sudah tumbuh baru kita melipir ke depan. Mangrove sendiri sebenarnya mudah hidupnya, dapat tahan ombak kuat kalau umurnya sudah 3 sampai 6 bulan,” jelas Supono.

Menurutnya, untuk mendapat hasil mangrove yang dapat tumbuh dengan baik maka ditentukan oleh mekanisme penanamannya, di mana tempat yang strategis.(**)

Share :

Baca Juga

Mapala

Pelepasan Pelatihan Dasar Ke IX, Mapala Pamsaka Kampus Stai An-Nadwah Kuala Tungkal

Mapala

Satukan Perbedaan, Mapala Pamsaka Gelar Diskusi Mufakat Pemuda Tanjab Barat

Mapala

Mapala Pamsaka Jadi Tuan Rumah Mubes FKPAJ Ke- 3 Periode 2021-2023

Mapala

Ketua Mapala Pamasaka 2022-2023 Miftahul Amin : mahasiswa peduli pada tanggung jawab akademis, lingkungan, serta dunia sosial.

Mapala

Tak Bosan Berinovasi Mapala Pamsaka Daur Ulang Limbah Plastik Menjadi Plakat

Mapala

Dihari Jadi Ke-8, Mapala Pamsaka Lakukan Pembibitan Dan Penanaman Mangrove

Mapala

Rektor Stai An-Nadwah Kuala Tungkal Lepas Keberangkatan Atlet Panjat Tebing Club Mapala Pamsaka

Mapala

Apresiasi Kegiatan Mapala Gitasada, Pamsaka Kelola Sampah Jadi Bahan Guna Bersama APPRI Tanjab Barat
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!