LIVE TV
Isu Tak Berdasar Yang Menerpa Kapolsek Tebing Tinggi Ternyata Hoax Menindaklanjuti Arahan Presiden, Polsek Tebing Tinggi Laksanakan Kurve Cinta Ditolak, Seorang Pria Tewas Gantung Diri Di Tanjab Barat Kapolsek Tebing Tinggi Pimpin Ungkap Kasus Pencurian Aki Mobil Yang Sering Meresahkan Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) Tanjab Barat Survei Produk Bahan Pokok Masyarakat di Pasar Ritel Modern Kuala Tungkal

Home / Ekonomi

Rabu, 28 Juli 2021 - 19:47 WIB

Bupati Tanjab Barat Mengisi Kegiatan Pelatihan Teknis Non ASN Angkatan XXVII

Liputantanjab.com – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, didaulat menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Teknis bagi Non Aparatur Angkatan XXVIII (Komoditas Padi) di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Provinsi Jambi di Kecamatan Pengabuan, rabu (28/07).

Diakui oleh pihak BPP maupun kelompok tani peserta pelatihan, pelatihan kali ini adalah momen perdana hadirnya bupati sebagai narasumber. Adapun materi pelatihan yang disampaikan oleh bupati terkait “Panen Dan Pasca Panen Tanaman Padi”.

Dalam paparannya, Bupati yang juga didampingi Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat menjelaskan pentingnya menjaga kualitas/mutu beras dengan memperhatikan proses penyimpanan gabah setelah panen.

Hal ini tentunya dimaksudkan agar beras yang dihasilkan petani dapat bersaing dengan beras dari luar seperti dari palembang, lampung, padang dan daerah lainnya.

Baca Juga  Belasan Ruko Hingga Rumah di Kawasan WFC Habis Terbakar

Pemerintah daerah kata bupati, telah melakukan terobosan dalam menyerap beras produksi petani di antaranya dengan mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk membeli dan mengkonsumsi beras lokal yang dihasilkan petani tanjung jabung barat.

Ditambahkan beliau, bahwa saat ini pemerintah juga telah menjalin kerjasama antar daerah termasuk dalam rangka mengembangkan potensi-potensi yang layak dikerjasamakan termasuk juga terkait pemasaran beras petani.

“Jadi dalam hal ini pemerintah akan terus berupaya mencari solusi pemasaran bagi beras produksi petani kita. Oleh karenanya sangat penting untuk memperhatikan dan menjaga kualitas beras agar bisa bersaing dengan beras produksi daerah lain,” imbuhnya.

Baca Juga  4.013 Ton GKP Telah Diserap Bulog Kuala Tungkal, Komitmen Jalankan Penugasan Sesuai Instruksi Pemerintah  

Pada sesi diskusi, Bupati juga meminta aparatur penyuluh untuk selalu membantu petani guna mencari solusi yang tepat untuk meningkatkan mutu beras termasuk terkait kebutuhan alat perontok padi maupun lantai jemur sehingga gabah yang sudah disabit tidak terlalu lama di lahan yang bisa menyebabkan beras patah dan bewarna kekuningan.

Usai memberikan materi pada pelatihan yang diikuti oleh sebanyak 60 orang peserta yang terdiri dari para petani, pemilik penggilingan padi dan penyuluh kecamatan pengabuan dan senyerang tersebut, Bupati beserta istri meninjau gudang  produksi beras dan mengunjungi sentra UMKM usaha pembuatan kerupuk udang.

Hadir mendampingi bupati, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Holtikultura, Camat Pengabuan dan Narasumber dari Widyaiswara Bapeltan Provinsi Jambi.(*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bupati Tanjab Barat Kunjungi Warga Tidak Cukup Gizi di RSUD Daud Arif Kuala tungkal

Ekonomi

Sampah Menjadi Isu Dunia, Mapala Pamsaka Bagaikan Kantong Platik Kerumah Warga

Ekonomi

Ketua Dekranasda Umy Dhilah Sadat Ingin Batik Khas Tanjab Barat Bisa Dikenal Luas

Ekonomi

Perkebunan Kelapa Sawit Wajib Bersertifikasi ISPO di Provinsi Jambi Perlu Dipertanyakan

Ekonomi

Bupati Tanjab Barat Kunjungi Anak Penderita Stunting Sekaligus Tinjau Pondok Tahfidz Qur’an

Ekonomi

Ketua TP PKK Tanjab Barat Lakukan Kunjungan Panen P2L Kelompok Tani Husnul Khotimah

Ekonomi

Mengenal Sosok Wisjie Videografer dan Fotografer asal Kalimantan Selatan

Ekonomi

Mewakili Bupati, Sekda Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Asosiasi Desa Kreatif Indonesia
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!