LIVE TV
Ribuan Masyarakat Tebing Tinggi Hadiri Kampanye Caleg DPRD Tanjab Barat NOVA ANGGUN SARI, SH, M.Kn Polres Tanjab Barat Ungkap Penyelundupan Sabu 3 Kg di Kuala Tungkal Kapolsek Hans Gelar Silaturahmi Bersama Forkopimcam dan Perusahaan Bahas Nataru dan Pemilu 2024 Kadiv Humas Polri Cek Kesiapsiagaan Personil serta Peralatan Pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 Anggota DPRD Partai PAN Nova Anggun Sari dampingi Bupati Tinjau Persiapan MTQ Tingkat Kabupaten Tanjab Barat

Home / Mapala

Senin, 31 Juli 2023 - 23:32 WIB

Bibit Mangrove Bukan Hanya Sebuah Tanaman Tetapi Seperti Bayi yang Harus di Jaga, Kata Windi Relawan Mangrove. 

Foto kegiatan seminar peduli lingkungan yang bertemakan

Foto kegiatan seminar peduli lingkungan yang bertemakan "upaya meningkatkan kesadaran dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hijau" di aula kampus STAI an-nadwah Kuala Tungkal.

LIPUTANTANJAB.COM – Pencinta Alam Mahasiswa STAI AN-Nadwah Kuala Tungkal (Mapala Pamsaka) menyelenggrakan kegiatan seminar dan aksi penanaman mangrove dalam rangka menyambut hari Mangrove Sedunia yang bertema, “upaya meningkatkan kesadaran dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hijau”. Senin (31/07/23)

Kegiatan yang dilaksanakan diaula kampus Stai AN-Nadwah Kuala Tungkal dengan mengundang narasumber Muhammad Windi S.H dari Relawan Mangrove, Syufrayogi syaiful, S.Ip., M.H ketua Komisi II DPRD tanjab barat dan Adi Cahyadi Kartika, Skm dari Dinas Lingkungan Hidup.

Ketua pelaksana Nurlaila menjelaskan, acara ini dilaksanakan dari jam 08:00 pagi hingga jam 16:00, yang mana seminar di laksanakan di aula kampus STAI AN-Nadwah Kuala Tungkal dan penanaman mangrove di wilayah pesisir Kuala Tungkal part 9, RT 15 dan kegiatan langsung dibuka oleh Ketua Kampus Stai AN-Nadwah Kuala Tungkal Dr.Abd. Rahim Saidek,S,Sos.I.,M.Pd.,CIQnR

Baca Juga  Mapala Pamsaka Jadi Tuan Rumah Mubes FKPAJ Ke- 3 Periode 2021-2023

Relawan Mangrove Muhammad Windi memaparkan, untuk diketahui Indonesia adalah rumah dari seperempat kawasan hutan bakau yang ada di seluruh dunia, namun selama 30 tahun terakhir, banyak dari hutan bakau itu telah menghilang akibat urbanisasi, pembangunan infrastruktur pesisir dan bencana alam.

“Mewujudkan kelestarian Mangrove kita harus melibatkan pemerintah beserta masyarakat untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan. Serta untuk mensukseskan kelestarian itu sendiri kita bekerjanya tidak sendiri-sendiri tetapi saling terintegrasi baik di program maupun pelaksanaan kegiatan,” kata windi”

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Ikut Langsung Pengarahan Mendagri Terkait Penanganan Covid-19

Windi melanjutkan, biaya merupakan komponen utama tapi bukan satu-satunya penentu keberhasilan. Pengalaman menunjukkan keberhasilan mangrove juga menjadi tolak ukur, diantaranya ketepatan penentuan lokasi, jenis tanaman, waktu tanam, dukungan aktif pemilik lahan, pemerintah, serta para pihak yang terkait.

Dipenutup windi menambahkan, bibit Mangrove bukan hanya ditanam tetapi bibit mangrove merupakan bayi yang harus dijaga, dirawat hingga mampu untuk hidup secara mandiri di alam.(Van)

Share :

Baca Juga

Mapala

Mapala Pamsaka Jadi Tuan Rumah Mubes FKPAJ Ke- 3 Periode 2021-2023

Mapala

Webinar dan Tanam Mangrove Warnai Kegiatan HUT 8 Mapala Pamsaka STAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Mapala

Tak Bosan Berinovasi Mapala Pamsaka Daur Ulang Limbah Plastik Menjadi Plakat

Mapala

Anniversary Mapala Pamsaka Kampus Stai An-Nadwah Kuala Tungkal Ke-8 di Kedai Kopi Kuale

Mapala

Ini Ketua Umum Mapala Pamsaka Periode 2023-2024,

Mapala

Dihari Jadi Ke-8, Mapala Pamsaka Lakukan Pembibitan Dan Penanaman Mangrove

Mapala

MAPALA PAMSAKA Buka Open Rekrutmen Bagi Mahasiswa Baru 2023

Mapala

Pelepasan Pelatihan Dasar Ke IX, Mapala Pamsaka Kampus Stai An-Nadwah Kuala Tungkal
error: Maaf Jangan Biasakan Copas Berita !!